Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KAPAL NEGARA KNP. TRISULA ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN KE WILAYAH TERDAMPAK TSUNAMI SELAT SUNDA

KAPAL NEGARA KNP. TRISULA ANGKUT BANTUAN KEMANUSIAAN KE WILAYAH TERDAMPAK TSUNAMI SELAT SUNDA

​

BANTEN (2/1) - Kapal negara patroli KNP. Trisula P-111 milik Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok pagi ini (2/1) berangkat dari dermaga 7 pelabuhan Ciwandan mengangkut bantuan kemanusiaan untuk para korban terdampak tsunami Selat Sunda di desa Taman Jaya Ujung Kulon Banten.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Herwanto mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan dari masyarakat terus mengalir melalui Posko Peduli Kementerian Perhubungan khususnya yang di Kantor KSOP Kelas I Banten.

"Bantuan kemanusiaan yang diangkut kapal patroli KN.P Trisula P.111 ini berasal dari alumni Universitas Pancasila dan masyarakat Cilegon. Adapun bantuan kemanusiaan tersebut merupakan kebutuhan pokok para pengungsi akibat bencana tsunami beberapa waktu yang lalu," ujar Herwanto.

Herwanto juga menambahkan bahwa Ditjen Perhubungan Laut masih menyiapsiagakan kapal-kapal negara mengingat akses darat menuju lokasi pengungsian masih banyak yang terkendala melalui jalan darat, serta kemampuan kapal negara membawa bantuan dan personil secara masif ke lokasi lokasi yang membutuhkan.

"Adapun para pengungsi di desa Taman Jaya Ujung Kulon masih banyak yang belum mendapatkan bantuan. Oleh karena itu, pengiriman bantuan kemanusiaan hari ini dapat tepat sasaran ke para pengungsi yang membutuhkan sekaligus dapat meringankan penderitaan para pengungsi akibat bencana tsunami," tutup Herwanto.
WhatsApp Image 2019-01-02 at 14.15.22.jpeg
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut telah mengerahkan kapal-kapal negara untuk membantu menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban bencana tsunami di Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Lampung Selatan.

Kapal-kapal negara yang dikerahkan yaitu kapal patroli KPLP dari pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP), Kapal negara Kenavigasian dan Kapal patroli Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Adapun posko Kemenhub Peduli berada di Kantor KSOP Kelas I Banten, PT. ASDP Indonesia cabang Merak Banten, Terminal Labuan Pandeglang dan Posko Ditjen Hubla Peduli di Dermaga PT. Indah Kiat Pulp and Paper Banten.


Reaksi dan Komentar