Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KAPAL NELAYAN TENGGELAM, KSOP GRESIK KIRIM KAPAL PATROLI KPLP KNP. 365

KAPAL NELAYAN TENGGELAM, KSOP GRESIK KIRIM KAPAL PATROLI KPLP KNP. 365

​GRESIK (10/7) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik mengirimkan kapal patroli KPLP KNP. 365 mengevakuasi kapal nelayan Ebi Putra dengan berat GT 30 milik Marli Lamongan yang tenggelam pada hari Senin (9/7). 


Kepala KSOP Gresik, Agustinus Maun menjelaskan bahwa kapal berlayar dari Sungai Puting menuju Gresik membawa 14 Anak Buah Kapal (ABK) tenggelam di sekitar Pulau Bawean.

"Pada saat kejadian, cuaca buruk dan para korban ditolong oleh kapal Tug Bost TB. Prima 1627/ TK. Tama 3028 yang sedang melintas," ujar Agustinus.

KSOP Gresik mendapatkan  laporan musibah tenggelamnya kapal nelayan tersebut langsung mengirimkan kapal patroli KNP. 365 untuk mengevakuasi seluruh ABK yang langsung dibawa ke Kantor KSOP Kelas II Gresik dengan selamat.
IMG-20180710-WA0127.jpg
"Mereka tiba pagi tadi (10/7) pukul 07.30 WIB dan para ABK dikumpulkan di depan TUKS PT Maspion Gresik," ujar Agustinus Maun.

Agustinus berharap agar nakhoda kapal dapat lebih berhati-hati dalam melakukan pelayaran. Cek kondisi cuaca dan perairan dalam enam jam sekali dan laporkan ke Syahbandar terdekat.

"Bila ada kendala dengan kapalnya baik cuaca atau hal lainnya agar segera dilaporkan dan  cari lokasi pulau terdekat yang dapat melindungi kapal dari cuaca buruk," tutup Agustinus.


Reaksi dan Komentar