Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KAPAL PATROLI KEMENHUB MENGEVAKUASI KEMBALI SATU ORANG KORBAN SELAMAT DARI MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP BAND

KAPAL PATROLI KEMENHUB MENGEVAKUASI KEMBALI SATU ORANG KORBAN SELAMAT DARI MUSIBAH TENGGELAMNYA KMP BAND

​

HALMAHERA BARAT (18/8) - Kapal patroli KNP. 375 Tidore milik Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Soa Sio kembali menemukan dan mengevakuasi 1 (satu) orang penumpang KMP. Bandeng atas nama Sdri. Nanda dengan selamat pada hari ini (18/8) pukul 12.30 WIT.

 

"Korban ditemukan oleh Kapal Patroli KNP. 375 Tidore pada posisi 02'18"875'"N/127'47"156' dalam kondisi selamat namun  lemah sehingga petugas kami segera membawanya ke Tobelo," ujar Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Junaidi hari ini (18/8) di Jakarta.

 

Dengan dievakuasinya awak kapal tersebut menambah jumlah orang yang berhasil diselamatkan dari tenggelamnya kapal KMP. Bandeng menjadi 47 orang.

 

Sebelumnya sebanyak 45 orang berhasil diselamatkan oleh Basarnas dan kapal nelayan serta 1 orang awak kapal berhasil dievakuasi KNP. 375 Tidore saat kapal KMP. Bandeng dilaporkan tenggelam di Perairan Loloda, Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara pada Rabu (15/8) saat berlayar dari Pelabuhan Tobelo menuju Bitung Sulawesi Utara.

 

Pada saat ditemukan, 17 orang ditemukan dalam 2 unit Infatable Life Raft (ILR) milik KMP. Bandeng yang keseluruhannya menggunakan life jacket. Sementara 28 orang lainnya ditemukan di 3 unit ILR dalam kondisi selamat sedangkan 1 orang yang dievakuasi oleh KNP. 375 Tidore menggunakan life jacket mengapung di laut.

 

Menurut Junaidi, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut mengerahkan 3 (tiga) unit Kapal Negara (KN) yang terdiri dari 2 unit kapal patroli dan 1 unit kapal kenavigasian ke lokasi tenggelamnya kapal KMP. Bandeng sejak 16 Agustus 2018 lalu.

 

Hingga kini, kapal KNP. 375 Tidore masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian tenggelamnya kapal KMP. Bandeng milik PT. ASDP Indonesia Ferry dan siang tadi berhasil menemukan 1 orang lagi berjenis kelamin perempuan dalam kondisi selamat," ujar Junaidi.

 

Junaidi menegaskan bahwa cuaca sedang buruk akhir-akhir ini dan meminta seluruh nakhoda untuk memperhatikan faktor cuaca dan kelayakan kapalnya termasuk kelengkapan alat keselamatan pelayaran guna menghadapi cuaca buruk yang dapat terjadi secara tiba-tiba di saat berlayar.

 

"Cuaca ekstrim sedang terjadi di beberapa perairan di Indonesia, oleh karena itu kami mengingatkan agar selalu memperhatian faktor cuaca sebelum berangkat dan pastikan kondisi kapal laik laut serta dilengkapi alat keselamatan. Utamakan keselamatan pelayaran ketika berlayar," tutup Junaidi.


Reaksi dan Komentar