Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kapal Patroli KPLP KSOP Malahayati Selamatkan 5 Nelayan Terombang - Ambing di Perairan Pulau Bunta Pulau Aceh

Kapal Patroli KPLP KSOP Malahayati Selamatkan 5 Nelayan Terombang - Ambing di Perairan Pulau Bunta Pulau Aceh

Banda Aceh – Kapal Negara Patroli (KN.P) 499 KPLP dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Malahayati berhasil melaksanakan operasi penyelamatan (Search and Rescue/SAR) terhadap lima orang nelayan yang kapalnya mengalami kerusakan mesin (trouble engine) di perairan barat Pulau Bunta, Pulau Aceh, pada Sabtu (15/11/2025).

Informasi mengenai insiden ini pertama kali diterima oleh Nahkoda KN.P 499 KPLP, Capt. Sutekno, S.Sos, M.Mar, pada pukul 15.30 WIB. Laporan tersebut datang dari seorang nelayan dan menginformasikan adanya kapal nelayan yang terombang-ambing sekitar 2 Nautical Mile (NM) ke arah barat dari Pulau Bunta.

Setelah menerima laporan, Capt. Sutekno segera berkoordinasi dengan Kepala KSOP Kelas IV Malahayati, Capt. Amfami, S.H., M.Mar, dan memerintahkan Tim Reaksi Cepat (Quick Response Team) KN.P 499 KPLP untuk segera bergerak melakukan operasi pencarian.

Operasi pencarian intensif berlangsung selama sekitar lima jam. Kapal nelayan yang naas tersebut akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 20.30 WIB, masih di sekitar lokasi 2 NM laut barat Pulau Bunta. Kapal tersebut membawa total lima orang, terdiri dari satu Pawang/Pengemudi dan empat Penumpang. Para korban tersebut diidentifikasi dengan inisial B.J (sekitar 50 tahun) sebagai Pawang/Pengemudi, diikuti oleh empat penumpang yaitu N (sekitar 43 tahun), A (sekitar 30 tahun), F (sekitar 30 tahun), dan S (38 tahun). Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat.

Setelah dievakuasi, seluruh nelayan dan kapal yang mengalami kerusakan ditarik menuju Pelabuhan Ulee Lheue. KN.P 499 KPLP bersama kapal nelayan tiba dengan selamat di Pelabuhan Ulee Lheue pada pukul 23.30 WIB. Dalam rangkaian operasi penyelamatan ini, Nahkoda KN.P 499 KPLP juga sempat melakukan identifikasi dan berkoordinasi dengan Panglima Laot Ulee Lheue, Sdr. Supaat, untuk memastikan keakuratan data dan kelancaran proses evakuasi.

Operasi SAR yang sukses ini menunjukkan komitmen KPLP KSOP Kelas IV Malahayati dalam menjaga keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat maritim di wilayah kerjanya, sejalan dengan semboyan mereka, Dharmajala Prajatama.

Reaksi dan Komentar