Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kawasan Pelabuhan Makassar Berhasil Implementasikan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Kawasan Pelabuhan Makassar Berhasil Implementasikan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)Kawasan Pelabuhan Makassar Berhasil Implementasikan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)Kawasan Pelabuhan Makassar Berhasil Implementasikan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)Kawasan Pelabuhan Makassar Berhasil Implementasikan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)

Makassar (6/10) - Pelabuhan Makassar telah berhasil menjadi zona integritas dan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Zona Integritas (ZI) merupakan bagian integral dari upaya percepatan reformasi birokrasi, sejalan dengan grand design reformasi birokrasi nasional 2010-2025, road map reformasi birokrasi 2020-2024, strategi nasional pencegahan korupsi, dan rencana pembangunan jangka menengah nasional.

 

Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha Tjahjagama, menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah langkah awal untuk menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

 

"Pembangunan zona integritas pada kawasan pelabuhan merupakan prioritas utama bagi instansi pemerintah yang memiliki unit di kawasan tersebut, termasuk Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pertanian," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Makassar, hari ini (6/10).

 

Arif Toha menekankan bahwa zona integritas adalah komitmen untuk menciptakan wilayah birokrasi yang bersih dan melayani dengan baik, namun demikian, ia juga menegaskan bahwa predikat WBK dan WBBM bukanlah tujuan akhir.

 

"Diperlukan upaya berkelanjutan, monitoring, dan evaluasi untuk memastikan keberlanjutan perbaikan birokrasi," tegasnya.

 

Sementara itu Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemen PAN-RB Erwan Agus Purwanto mengatakan Zona Integritas (ZI) merupakan bagian dari program percepatan reformasi birokrasi yang telah ditetapkan di dalam grand design reformasi birokrasi nasional 2010 – 2025, road map reformasi birokrasi 2020 – 2024, strategi nasional pencegahan korupsi, dan rencana pembangunan jangka menengah nasional.

 

“Kawasan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (Menuju) WBBM, merupakan predikat yang diberikan kepada suatu kawasan yang seluruh unit kerja dalam kawasan yang telah berhasil melaksanakan reformasi birokrasi dengan baik serta memenuhi indikasi bebas dari korupsi, pelayanan publik publik yang prima, kinerja yang baik, dan terdapat keterpaduan/integritas proses bisnis layanan antar unit kerja yang ada di kawasan.”ucapnya

 

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar, Hernadi Tri Cahyanto, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk CIQ (Custom, Immigration, and Quarantine), KPP Bea Cukai TMPB, dan instansi terkait lainnya, telah menjadi kunci dalam membangun Ekosistem Kawasan Pelabuhan Utama Makassar. Dalam kawasan Pelabuhan Makassar, terdapat tujuh instansi, beberapa di antaranya telah meraih predikat WBK Nasional, dan upaya terus dilakukan untuk memastikan seluruh unit kerja mencapai standar integritas yang tinggi.

 

"Pembangunan zona integritas di Pelabuhan Makassar adalah langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan bersih dari korupsi. Semua pihak diajak untuk terus menjaga integritas guna menciptakan "Island of Integrity" di Kawasan Pelabuhan Makassar," ujarnya.

 

Di Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, tujuh unit kerja telah bekerja keras untuk membangun zona integritas WBK/WBBM. Ketujuh unit tersebut adalah Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan Makassar, Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, Kantor Imigrasi Kelas I Makassar, KPPBC Tipe Madya Pabean B Makassar, Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar, dan Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar.

 

Reaksi dan Komentar