Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kembali, rangkaian kegiatan diadakan di posko nataru 2024/2025 pelabuhan kalianget

Kembali, rangkaian kegiatan diadakan di posko nataru 2024/2025 pelabuhan kaliangetKembali, rangkaian kegiatan diadakan di posko nataru 2024/2025 pelabuhan kaliangetKembali, rangkaian kegiatan diadakan di posko nataru 2024/2025 pelabuhan kalianget

KALIANGET (26/12) - Serangkaian acara dalam rangka Posko Nataru 2024/2025 terus digelar oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kalianget. Pada Kamis, 26 Desember 2024, KSOP Kelas IV Kalianget bekerja sama dengan Perkumpulan Pengobat Tradisional Indonesia (PPTI) melaksanakan kegiatan Layanan Pengobatan Tradisional Gratis di Pelabuhan Pelindo Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekitar yang merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam layanan kesehatan. Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. "Kami melakukan kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian acara Posko Nataru 2024/2025 di Pelabuhan Kalianget. Ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain itu, pengobatan tradisional ini juga merupakan upaya pelestarian khazanah kekayaan pengetahuan bangsa kita," ujar Azwar.

Angga Suryo Prayogo, petugas PPTI yang hadir dalam kegiatan tersebut, turut mengapresiasi acara ini. Menurutnya, pengobatan tradisional memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan mengurangi ketergantungan pada obat-obatan berbahan kimia. "Pengobatan tradisional sebisa mungkin menghindari penggunaan bahan-bahan kimia dalam tubuh. Metode yang kami gunakan mencakup akupunktur, pijatan, dan jamu-jamu herbal yang sudah dikenal turun-temurun," jelas Angga.

Salah satu peserta, Bambang, menyampaikan pengalamannya dalam kegiatan ini. "Sebenarnya saya merasa sehat-sehat saja, tetapi ketika mengetahui kegiatan ini, saya tertarik untuk mencoba. Ini benar-benar pengalaman baru," ungkapnya. Sementara itu, peserta lainnya, Atmoko, juga merasakan manfaat langsung dari layanan pengobatan tradisional ini. "Pengobatan tradisional ini terasa sekali manfaatnya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini," ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengobatan tradisional semakin meningkat, sekaligus menjaga warisan budaya pengobatan tradisional di tengah modernisasi layanan kesehatan.

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Kalianget menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Posko Nataru 2024/2025 di Pelabuhan Kalianget berjalan dengan sukses sesuai dengan tagline "Liburan Seru Nataru!"

Reaksi dan Komentar