Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB APRESIASI GERAKAN PENYELAMATAN LINGKUNGAN LAUT MELALUI AKSI PENANAMAN BIBIT MANGROVE

KEMENHUB APRESIASI GERAKAN PENYELAMATAN LINGKUNGAN LAUT MELALUI AKSI PENANAMAN BIBIT MANGROVE

SATUI (8/10) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kotabaru-Batulicin mendukung dan ikut berpartisipasi dalam Gerakan bersih pantai dan penanaman bibit mangrove yang digagas Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kotabaru bersama masyarakat Maritim, Senin (7/10).

Adapun kegiatan Bakti sosial bersih Pantai dan penanaman 4.500 bibit mangrove (Rhizophora Mangle)  dilakukan di pesisir pantai desa Setarap Kecamatan Satui Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kotabaru-Batulicin (KB-BL), Capt. M. Hermawan memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan pihak Lanal Kotabaru dengan penanaman magrove tersebut. 

IMG-20191008-WA0025.jpg

"Selain sebagai upaya menyelamatkan lingkungan laut dan alam secara keseluruhan, langkah itu juga sebagai wujud kepedulian TNI AL memberikan pendidikan terhadap masyarakat betapa pentingnya  menyelamatkan laut," ujar Capt. Hermawan.

Gerakan ini, menurut Hermawan, harus dilakukan rutin oleh seluruh masyarakat maritim baik instansi pemerintah maupun perusahaan swasta di sektor transportasi laut untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan maritim mengingat negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki garis pantai terpanjang nomor 2 (dua) di dunia dengan panjang 99.093 km.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang menyelamatkan lingkungan laut . Apa yang kita lakukan saat ini merupakan warisan untuk generasi berikutnya, anak cucu kita harus merasakan indahnya laut bumi pertiwi,” ujar Capt. Hermawan.

Sementara itu, Komandan Lanal Kotabaru Letkol Laut (P) Guruh Dwi Yudhanto mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial bersih pantai dan penanaman bibit mangrove ini dilaksanakan oleh TNI AL secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka HUT TNI Ke-74 yang memecahkan “Rekor Muri” Penanaman Mangrove Terbanyak.

IMG-20191008-WA0028.jpg

Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat membantu merehabilitasi lahan mangrove yang rusak dan memberi kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya hutan mangrove karena keberadaan hutan mangrove mempunyai keistimewaan dalam berbagai hal, baik dari aspek fisik, ekologi dan ekonomi.

Menurut Guruh, kegiatan tersebut merupakan bentuk keterlibatan TNI Angkatan Laut dalam Gerakan Revolusi Biru (Blue Revolution), yaitu sebuah gerakan besar secara drastis untuk mengubah pola pikir atau “mind set” bangsa Indonesia untuk berorientasi ke laut. Tujuannya adalah: “Membangun Identitas Manusia Maritim Indonesia”.

“Mangrove secara fisik merupakan tanaman yang mempunyai akar yang banyak dan batangnya juga kokoh sehingga mampu mencegah ombak dan abrasi laut, dari sisi Ekologi Mangrove mampu berfungsi sebagai penyaring polusi air dan udara selain itu mangrove juga sebagai habitat tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan biota laut,” tutup Guruh.

Adapun kegiatan Bakti Sosial tersebut juga dihadiri oleh Asisten Bupati Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muspika Kec.Satui, Kodim 1022/Tnb beserta Jajaran, Polres Tanah Bumbu Beserta Jajaran, Karyawan PT.BIB, Ketua Cabang 5 Korcab XIII Jalasenastri Lanal Kotabaru, Pelajar, Masyarakat serta seluruh anggota Lanal Kotabaru. 

IMG-20191008-WA0026.jpg

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut telah melakukan aksi gerakan bersih laut dan pantai serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 12 September 2019 dengan tema "Laut Bersih Bikin Baper" yang berhasil tercatat sebagai rekor MURI dan juga rekor Dunia untuk gerakan serentak membersihkan laut dengan lokasi terbanyak.

Reaksi dan Komentar