Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB APRESIASI KERJASAMA ANTAR TERMINAL PETI KEMAS TERKAIT MOGOK KERJA SP JICT

KEMENHUB APRESIASI KERJASAMA ANTAR TERMINAL PETI KEMAS TERKAIT MOGOK KERJA SP JICT

​

JAKARTA – Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberikan apresiasi kepada terminal peti kemas di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok yang telah bekerjasama dalam pelimpahan pelayanan jasa kepelabuhanan PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) pada hari ini (3/8).

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono yang menyikapi aksi mogok kerja Serikat Pekerja (SP) JICT hari ini.

"JICT hari ini tidak beroperasi karena ada aksi mogok kerja dari Serikat Pekerjanya namun pelayanan jasa kepelabuhanan tetap berjalan dengan baik karena sudah ada rencana darurat yang didukung oleh 4 Terminal Peti Kemas lainnya di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok. Untuk itu, saya mengapresiasi kerjasama yang baik yang telah ditunjukan oleh 4 Terminal Peti Kemas tersebut," ujar Dirjen Tonny.

Apresiasi tersebut ditujukan untuk keempat Terminal Peti Kemas yang membantu pelayanan jasa kepelabuhanan yang semestinya dilakukan oleh JICT dan selama masa mogok kerja dialihkan keempat terminal peti kemas tersebut yaitu Terminal Peti Kemas Koja, New Port Container Terminal 1 (NPCT-1), Terminal 3 Tanjung Priok dan Terminal Mal.
IMG-20170803-WA0009.jpg
Dirjen Tonny juga mengapresiasi media yang telah memberitakan mogoknya pekerja JICT secara proporsional dan berimbang sehingga masyarakat mendapatkan informasi sesuai fakta di lapangan.

"Aksi mogok kerja SP JICT merupakan bagian dari azas demokrasi dan sudah seharusnya dihormati pelaksanaannya namun kami sebagai regulator harus memastikan agar pemogokan di JICT tidak menghambat pelayanan kapal dan barang di Pelabuhan Tanjung Priok dengan membagi habis pelimpahan pelayanan jasa kepelabuhan dari JICT ke terminal lainnya di area Pelabuhan Tanjung Priok," ujar Tonny.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Bay M Hasani meninjau langsung pelayanan jasa kepelabuhanan di TPK Koja sore tadi.

Menurutnya, kegiatan operasional di Pelabuhan Tanjung Priok pada hari ini tetap berjalan normal seperti biasa.

"Memang terjadi mogok kerja di  JICT namun pelayanan jasa operasional Pelabuhan Tanjung Priok tetap normal kok. Di Tanjung Priok ada lebih dari satu terminal peti kemas jadi kalau JICT-nya tidak beroperasi masih ada Terminal lainnya yang bisa membantu pelayanan kepelabuhanan," kata Bay.

Lebih lanjut, Bay menyebutkan sebanyak 20 kapal yang semestinya ditangani JICT hingga tanggal (10/8) sudah dialihkan bongkar muatnya ke terminal lain di Pelabuhan Tanjung Priok, yaitu di Terminal Koja (7 kapal), Terminal NPCT-1 (6 kapal), Terminal 3 (5 kapal), dan Terminal MAL (2 kapal).
IMG-20170803-WA0011.jpg
Adapun sejak tanggal (2/8) untuk NPCT-1 melayani 1 kapal, Terminal 3 melayani 2 kapal, TPK Koja melayani 2 kapal yang semuanya merupakan limpahan dari JICT disamping melayani jasa kepelabuhanan rutin masing-masing.

" Disamping melayani jasa kepelabuhanan limpahan JICT,  hingga sore ini, seluruh kegiatan bongkar muat rutin di Pelabuhan Tanjung Priok dapat terlayani dengan baik. Misalnya saja di terminal MAL saat ini tengah dilakukan kegiatan bongkar muat MV. Sinar Sangir," tutup Bay.



Reaksi dan Komentar