Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kemenhub Bagikan 1.057 Life Jacket dan Terbitkan 2.120 E-Pass Kecil di Wilayah Jawa Timur

Kemenhub Bagikan 1.057 Life Jacket dan Terbitkan 2.120 E-Pass Kecil di Wilayah Jawa TimurKemenhub Bagikan 1.057 Life Jacket dan Terbitkan 2.120 E-Pass Kecil di Wilayah Jawa TimurKemenhub Bagikan 1.057 Life Jacket dan Terbitkan 2.120 E-Pass Kecil di Wilayah Jawa Timur

SURABAYA (20/10) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memberikan alat keselamatan berupa life jacket sejumlah 1.057 unit dan 53 unit life buoy serta menerbitkan 2.120 E-Pass Kecil dan 11 Buku Pelaut Merah untuk para nelayan di Wilayah Jawa Timur. 

Selain itu, Kemenhub juga memberikan bantuan 100 Alat Pelindung Diri (APD) dan 350 paket sembako kepada nelayan dan masyarakat maritim yang diserahkan secara simbolis saat pelaksanaan acara Kampanye Keselamatan Pelayaran di Politeknik Pelayaran Surabaya, Jawa Timur pada Senin (20/10). 
 
“Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen kita untuk menghadirkan transportasi laut yang aman, andal, dan modern, sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045”, ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud saat membuka acara. 

Menurut Dirjen Masyhud, keselamatan merupakan muara utama dalam penyelenggaraan transportasi laut sehingga diperlukan komitmen dan kolaborasi kuat antar pemangku kepentingan di sektor pelayaran dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya dan mendorong lingkungannya agar turut serta meningkatkan keselamatan pelayaran. 

“Dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, kita dapat membangun transportasi laut yang aman, maju, dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dirjen Hubla juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan pelayaran yang merupakan tanggung jawab kita bersama. 

“Keselamatan pelayaran tidak boleh hanya menjadi slogan, melainkan sebuah kebutuhan yang akan selalu tertanaman pada diri masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan transportasi laut di Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut Ditjen Perhubungan Laut menyampaikan komitmennya dalam upaya meningkatkan keselamatan pelayaran yang sejalan dengan visi Kementerian Perhubungan periode 2024–2029 yakni “Transportasi Maju Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Beberapa upaya yang kami lakukan di antaranya dengan memperkuat regulasi, infrastruktur dan inovasi teknologi serta mendorong edukasi dan sertifikasi nelayan mengenai alat keselamatan wajib di kapal agar mereka terlindungi sekaligus dapat terhubung dengan otoritas bila terjadi keadaan darurat,” jelas Dirjen Masyhud.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Capt. Hendri Ginting mengungkapkan, tujuan pelaksanaan kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat maritim terhadap pentingnya budaya keselamatan dan keamanan pelayaran khususnya di wilayah Jawa Timur. 

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah beserta seluruh instansi pemangku kepentingan dan masyarakat di wilayah Jawa Timur atas kontribusi dan dukungannya terhadap program pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan keselamatan pelayaran,” pungkasnya.

Turut hadir Direktur Polairud Polda Jawa Timur, Dansatrol Kodaeral V Surabaya, Direktur Politeknik Pelayaran Surabaya, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Perhubungan Laut di wilayah Jawa Timur, perwakilan instansi, asosiasi, stakeholder sektor pelayaran serta nelayan di Provinsi Jawa Timur, dengan menghadirkan Narasumber dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak dan AMSAT International.

Penyerahan Life Jacket untuk Nelayan Gresik

Dalam rangkaian Kampanye Keselamatan Pelayaran di Jawa Timur, Direktur KPLP Capt. Hendri Ginting didampingi Kasubdit Tertib Berlayar Triono dan Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik Capt. Herbert E.P. Marpaung, berkesempatan langsung memberikan 100 unit life jacket kepada nelayan di Bale Purbo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Adapun bantuan life jacket tersebut diserahkan secara simbolis kepada 30 nelayan.

“Ini adalah bentuk kepedulian Ditjen Perhubungan Laut untuk memastikan keselamatan dan keamanan para nelayan terlebih jika terjadi musibah di laut life jacket bisa menyelamatkan kita,” kata Capt. Hendri Ginting. 

Pihaknya juga mengimbau para nelayan untuk selalu menerapkan budaya keselamatan dan memperhatikan kondisi cuaca saat bekerja mencari nafkah di laut.(PF/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar