Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB BERHASIL EVAKUASI TANKER MT YOUNG YONG YANG KANDAS DI PERAIRAN BATAM

KEMENHUB BERHASIL EVAKUASI TANKER MT YOUNG YONG YANG KANDAS DI PERAIRAN BATAM

 

BATAM (10/11) - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun dan Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban, hari ini, Kamis (10/11) berhasil mengevakuasi Tanker MT Young Yong yang kandas di Selat Singapura dekat Pulau Takong Kecil, Kota Batam, Kepulauan Riau, sejak 27 Oktober 2022.

 

Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KN. Sarotama P-112 terus melakukan pengawalan dan pengamanan alur terhadap MT Young Yong yang sedang ditowing hingga dapat berlabuh jangkar dengan aman dan selamat di perairan Anchorage Area Pulau Nipah, Kepulauan Riau.

 

Proses evakuasi MT Young Yong dilaksanakan di bawah koordinasi KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun yang pada saat kejadian langsung menerjunkan kapal patroli KNP. 366 ke lokasi.

 

"Dari awal kita sudah langsung melaksanakan aksi cepat mengerahkan kapal patroli ke lokasi kejadian," ujar Kepala KSOP Kelas I Tanjung Balai Karimun, Jon Kenedi, Kamis (10/11).

 

Dia mengungkapkan pihaknya juga telah memindahkan muatan tanker tersebut. "Kami melakukan proses pemindahan muatan kapal tanker MT Young Yong berbendera Djibouti ini dengan segera untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan termasuk mencegah terjadinya pencemaran lingkungan laut," ungkapnya.

 

Tanker MT Young Yong memiliki ukuran panjang 320,28 meter dan lebar 58 meter dengan muatan fuel oil sebanyak 284.429 ton.

 

Sementara itu, Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Mulyadi mengungkapkan bahwa Pangkalan PLP Tanjung Uban menurunkan Kapal Patroli KN.Sarotama P-112 dan KN.Rantos P-210, 1( satu ) Tim Rescue beserta Alat Penanggulangan Pencemaran ( Oil Boom 300m, 1 set Skimmer dan Power pack ).

 

"Informasi awal kami terima dari Vessel Traffic Services (VTS) Disnav Kelas I Tanjung Pinang yang terus memantau pergerakan kapal hingga proses evakuasi kapal tersebut selesai," ujar Mulyadi.

 

Mulyadi mengungkapkan proses evakuasi dilakukan ekstra hati-hati mengingat lokasi kejadian kandasnya kapal tersebut berada di jalur yang sangat rentan yaitu jalur pipa Singapura.

 

"Selain itu, proses evakuasi juga dilaksanakan dengan tidak mengganggu lalu lintas TSS (Traffic Separation Scheme) Singapura - Indonesia," ujarnya.

 

"Dan hari ini, kami mendapat laporan bahwa seluruh proses pengawalan dan evakuasi telah selesai dilaksanakan," ujarnya.

 

Adapun Direktur KPLP, Capt Mugen Sartoto mengapresiasi upaya-upaya yang telah dilakukan dalam proses evakuasi tersebut.

 

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses evakuasi dari awal hingga akhir dan berjalan lancar sehingga kapal tersebut bisa lepas kandas dan tanpa terjadi pencemaran lingkungan yang berbahaya," tutupnya.

Reaksi dan Komentar