Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB BERIKAN PENGHARGAAN UNTUK AKSI PARA NAKHODA MENYELAMATKAN KAPAL HANYUT

KEMENHUB BERIKAN PENGHARGAAN UNTUK AKSI PARA NAKHODA MENYELAMATKAN KAPAL HANYUT

​

BANTEN (27/8) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor  Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten memberikan penghargaan kepada para nakhoda kapal tunda yang berhasil menyelamatkan kapal hanyut yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Herwanto menyebutkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah kepada masyarakat yang telah berjasa dalam menciptakan dan mendukung keselamatan pelayaran di wilayah kerja KSOP Banten.

Sebelumnya, pada tanggal 21 Agustus 2019 lalu ada kapal yang hilang kendali dan hanyut terbawa arus. Semula kapal dengan nama ROSMALA GT. 4377 berjenis kapal Ro-Ro Ferry tersebut berlabuh jangkar tanpa awak pada koordinat 05° 56.8327' LS / 105° 58.9158' BT namun kemudian bergerak tanpa kendali. 

Mengetahui hal tersebut, tim dari beberapa kapal tunda pada tanggal 21 dan 22 Agustus 2019 melakukan tindakan penyelamatan dengan melokalisir dan menggiring kapal tersebut pada tempat berlabuh yang baru di tepi pantai Pulorida. 
IMG-20190827-WA0050.jpg
Atas tindakan penyelamatan dari Tim Kapal Tunda tersebut, KSOP Banten memberikan penghargaan kepada para nakhoda kapal tunda yang telah berjasa di bidang keselamatan pelayaranm

"Hari ini, Kepala KSOP Banten beserta jajarannya memberikan Surat Penghargaan kepada para Nakhoda Kapal Tunda yang telah membantu menyelamatkan Kapal yang hanyut di alur perairan Merak, Banten," ujar Herwanto usai acara penyerahan penghargaan di Kantor KSOP Kelas I Banten, Selasa (27/8).

Dalam hal ini, KSOP Banten memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim penyelamat lainnya yaitu GM. Operasi Wilayah 1 PT. Jasa Armada Indonesia, Manager Wilayah Banten PT. Jasa Armada Indonesia, para Nakhoda beserta para ABK Kapal Tunda yang terdiri dari Kapal Tunda Tirta Yasa II-212, Tirta Yasa 4, Tirta Yasa 5 dan Tirta Yasa 6.

"Larena atas jasa dari Tim Penyelamat maka keselamatan dan keamanan alur pelayaran di wilayah Merak Banten dapat terkendali," ujar Herwanto.

Pada kesempatan tersebut, Herwanto menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi dan menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu semua bentuk partisipasi, sinergi dan tindakan yang bersifat antisipatif sangat diperlukan guna kelancaran dan keselamatan pelayaran sehingga akan tercipta keselamatan berlayar khususnya di wilayah perairan Indonesia.


Reaksi dan Komentar