Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB DAN MPA SINGAPURA SEPAKAT PERPANJANG MOU PENINGKATAN SDM DI BIDANG MARITIM

KEMENHUB DAN MPA SINGAPURA SEPAKAT PERPANJANG MOU PENINGKATAN SDM DI BIDANG MARITIM

​Nusa Dua (11/10) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Directorate General of Sea Transportation/DGST) dan Pemerintah Singapura melalui Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura (Maritime and Port Authority Singapore/MPA) menandatangani perpanjangan Memorandum of Understanding (MoU) concerning Co-Operation on Human Resources Development of the Government Officers in the Maritime Field, atau yang lebih dikenal dengan nama DGST-MPA Training MoU di Nusa Dua, Bali pada hari ini (11/10).

 
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo dan Chief Executive MPA Singapore, Andrew Tan, di sela-sela pertemuan Leaders’ Retreat - Republic of Indonesia and Republic of Singapore, di hadapan para Menteri kedua negara yang hadir pada pertemuan tersebut.
 
Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menjalin kerjasama dengan MPA Singapura sejak tahun 2001 setelah ditandatanganinya MoU mengenai pelatihan bagi pelaut. Selanjutnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan MPA Singapura juga menandatangani MoU tentang Kerjasama Pengembangan Sumber Daya Manusia bagi Petugas dan Pejabat Pemerintah di bidang Maritim pada tahun 2005, yang dibentuk berdasarkan MoU pelatihan bagi pelaut sebelumnya. 
IMG-20181011-WA0023.jpg
MoU ini bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas para pelaut, namun juga petugas pemerintah di bidang perhubungan laut. Mengingat manfaat yang telah didapat dari kerja sama yang telah dijalin selama 13 (tiga belas) tahun ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan MPA Singapura sepakat untuk melanjutkan kerja sama dengan memperpanjang masa berlaku Training MoU untuk 3 tahun berikutnya, 2018-2021.
 
Pelatihan-pelatihan yang dilakukan di bawah Training MoU ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis para petugas di kedua institusi. Hingga saat ini, telah dilaksanakan lebih dari 70 pelatihan dengan jumlah total peserta lebih dari 1.100 orang. Adapun topik-topik dalam pelatihan mencakup the International Maritime Dangerous Goods (IMDG) Code, IMO Member State Audit Scheme, Port State Control, Ballast Water Management, Basic Vessel Traffic Service training, dan juga Ferry Safety and Mishap Management. 

Selain telah memberikan kontribusi dalam pengimplementasian instrumen-instrumen IMO untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim, pelatihan-pelatihan ini juga memberikan kemudahan untuk pertukaran informasi dan pengetahuan antara Ditjen Hubla dan MPA Singapura.


Reaksi dan Komentar