Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kemenhub dan U.S. Embassy Gelar Workshop Keamanan Siber Maritim, Perkuat Pertahanan Digital Indonesia

Kemenhub dan U.S. Embassy Gelar Workshop Keamanan Siber Maritim, Perkuat Pertahanan Digital IndonesiaKemenhub dan U.S. Embassy Gelar Workshop Keamanan Siber Maritim, Perkuat Pertahanan Digital IndonesiaKemenhub dan U.S. Embassy Gelar Workshop Keamanan Siber Maritim, Perkuat Pertahanan Digital IndonesiaKemenhub dan U.S. Embassy Gelar Workshop Keamanan Siber Maritim, Perkuat Pertahanan Digital Indonesia

JAKARTA(4/9) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) menyelenggarakan Advanced Cybersecurity Readiness Workshop pada 1–4 September 2025 di Jakarta. Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia dan menghadirkan instruktur dari lembaga keamanan maritim serta siber internasional.

Workshop ini diikuti oleh perwakilan Ditjen Perhubungan Laut, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) serta beberapa Fasilitas Pelabuhan di Indonesia Selama empat hari, para peserta mendapat pembekalan terkait praktik terbaik, strategi inovatif, serta langkah aplikatif menghadapi ancaman siber, khususnya di sektor maritim.

Direktur KPLP, Capt. Hendri Ginting, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kesempatan penting bagi Indonesia.

“Workshop ini merupakan kesempatan berharga, tidak hanya untuk Ditjen Perhubungan Laut, tetapi juga bagi Polri, BSSN, Komdigi serta Fasilitas Pelabuhan di Indonesia. Serangan siber semakin sering terjadi di berbagai negara dan dapat mengganggu stabilitas perekonomian. Karena itu, pemahaman tentang strategi dan praktik terbaik keamanan siber sangatlah penting,” ungkapnya.

Capt. Hendri menekankan bahwa sektor maritim sangat rawan terhadap serangan siber. Sistem digital seperti Inapornet, atau sistem operasional kapal dan pelabuhan, bisa saja diretas atau dilumpuhkan pihak yang tidak bertanggung jawab. Serangan semacam ini dapat menyebabkan kegagalan sistem operasional kapal dan fasilitas pelabuhan.

"Dampaknya bisa sangat serius, mulai dari gangguan rantai pasok hingga menurunnya reputasi perusahaan pelayaran. Karena itu, kewaspadaan dan koordinasi lintas lembaga mutlak diperlukan,” jelasnya.

Selama workshop, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktis dari para instruktur. Selama empat hari, peserta memperoleh materi sistematis yang dapat langsung diterapkan, termasuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dari instruktur berkompeten asal Amerika Serikat. 

"Semoga ilmu yang diperoleh dapat terus dikembangkan untuk menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran dari ancaman siber,” ujar Capt. Hendri.

Capt. Hendri juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat atas dukungannya dalam kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada U.S. Embassy yang telah memfasilitasi workshop ini. Harapan kami, kerja sama di masa depan tidak hanya berupa capacity building, tetapi juga studi banding ke Amerika Serikat agar kami bisa melihat langsung bagaimana penerapan teknologi keselamatan dan keamanan maritim di sana,” ujarnya.

Melalui Advanced Cybersecurity Readiness Workshop, Ditjen Hubla menegaskan komitmennya memperkuat pertahanan digital maritim Indonesia sekaligus mempererat kolaborasi internasional dalam menghadapi ancaman siber yang kian kompleks.(SKY/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar