Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB DIRIKAN POSKO BANTUAN KORBAN BANJIR JABODETABEK DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK

KEMENHUB DIRIKAN POSKO BANTUAN KORBAN BANJIR JABODETABEK DI PELABUHAN TANJUNG PRIOKKEMENHUB DIRIKAN POSKO BANTUAN KORBAN BANJIR JABODETABEK DI PELABUHAN TANJUNG PRIOK

JAKARTA (2/1) – Curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi sejak hari Selasa (31/1) membuat sejumlah daerah di Jakarta dan sekitarnya terendam banjir. Sejak kemarin hari Rabu (1/1), Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mengerahkan _Quick Response Team_ (Tim Reaksi Cepat) untuk bergerak melakukan evakuasi dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

 

“Setelah kemarin kami mengerahkan Quick Response Team, hari ini kami bersama Stakeholder terkait secara resmi mendirikan Posko Reaksi Cepat di Pelabuhan Tanjung Priok dimana posko ini merupakan posko tanggap darurat untuk bantuan korban banjir untuk wilayah Jabodetabek,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad saat memimpin Apel Pembukaan Posko Reaksi Cepat di Tanjung Priok, Kamis (2/1).

Meskipun hari ini resmi dibuka posko tanggap darurat bantuan korban banjir untuk Jabodetabek, Ahmad mengatakan bahwa pelaksanaan evakuasi dan bantuan korban sudah dilaksanakan sejak hari Rabu (1/1) kemarin. Posko Tanggap Darurat tersebut dipusatkan di gedung PMK Tanjung Priok di lantai 2 dimana pelaksanaan bantuan terutama personil SDM akan dilaksanakan secara bergantian yang akan diatur oleh posko tersebut. 

 

Lebih lanjut Ahmad mengatakan bahwa posko tanggap darurat Pelabuhan Tanjung Priok telah menyiapkan bantuan berupa 5 (lima) ton Sembako untuk wilayah Cikunir, Bekasi dan Sungai Begok Cilincing. “Kami telah menyiapkan personil dari Syahbandar sebanyak 25 orang, Tim Otoritas Pelabuhan 20 orang, Tim PT Pelindo II sebanyak 35 orang dan peralatan berupa 1 unit perahu karet dari kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dan 2 unit perahu karet dari Pelindo II untuk bergerak mendistribusikan bantuan,” tutur Ahmad.

 

Selanjutnya, Ahmad menjelaskan hari ini tim reaksi cepat dari Pangkapal PLP Tanjung Priok telah menurunkan 9 orang personil untuk bergerak membantu warga Kemang Pratama Jatiasih Bekasi. Sebelumnya, Rabu (1/1) tim reaksi cepat Ditjen Hubla juga telah mengirimkan 9 orang personil dengan menggunakan mobil rescue dan perahu karet membantuk mengevakuasi warga Pulomas Jakarta Timur.

 

Selain itu, hari ini Kamis (2/1) Quick Response Team dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sunda Kelapa turut serta membantu korban banjir di daerah Teluk Gong Rt. 01 s/d 014 Rw. 012 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara dengan mengerahkan 1 (satu) perahu karet. “Tim bekerjasama dengan ketua RW setempat untuk melakukan evakuasi dengan mengutamakan kepada lansia, ibu hamil dan warga yang sedang sakit. Kondisi memprihatikan dengan kedalaman lebih dari 1 (satu) meter. Warga setempat sangat membutuhkan perahu karet untuk mengevakuasi warga lainnya yang masih terjebak di rumah masing masing,” ucap Ahmad.

Sebagai informasi, posko tanggap darurat ini mencakup seluruh Unit Pelaksana Tugas (UPT) di wilayah DKI Jakarta di bawah Ditjen Perhubungan Laut, mulai dari Pangkalan PLP Tanjung Priok, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), serta seluruh Stakeholder yang berada di wilayah kerja Pelabuhan Tanjung Priok.

 

Adapun kontak pengaduan banjir dapat melalui nomor di bawah ini:

1. Hotline Syahbandar Utama Tanjung Priok: 082111533322

2. Hotline Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok: 0811950123

 

Reaksi dan Komentar