Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB DORONG MARITIM INDONESIA SIAP HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 24/

KEMENHUB DORONG MARITIM INDONESIA SIAP HADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 24/

​

SEMARANG (24/8) - Indonesia dalam hal ini sektor maritim harus siap menghadapi revolusi Industri 4.0 agar tidak ketinggalan dengan negara lainnya dengan cara memanfaatkan teknologi informasi. Untuk itu, Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut mendorong stakeholder maritim di Indonesia untuk siap menghadapinya.
IMG-20190824-WA0083.jpg
Demikian yang disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko pada acara Seminar Nasional yang digelar oleh Politeknik Bumi Akpelni Semarang Jawa Tengah hari ini (24/8).

Pada seminar dengan tema "Kesiapan dunia maritim dalam menghadapi revolusi industri 4.0" tersebut, Capt. Wisnu menyebutkan tantangan global dalam menghadapi revolusi 4.0 adalah bagaimana suatu kebijakan Pemerintah disiapkan dalam menghadapi dunia digitalisasi online.

"Pengembangan Vessel Trafic Service (VTS), pengembangan alat komunikasi pendukung industri logistik serta cara menyikapi hoaks dalam program Tol Laut di era revolusi industri juga menjadi tantangan Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0," jelas Capt. Wisnu.

Menurut Capt. Wisnu, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga sudah mengembangkan dan menerapkan Inaportnet sistem dan Delivery Order Online, di 4 pelabuhan Utama yaitu Tanjung Priok, Belawan, Tanjung Perak, Makassar dan Pelabuhan Tanjung Emas. 

"Secara tehnologi, ada kemungkinan di Indonesia akan ada kapal tanpa awak (drone), meski untuk beberapa tahun lagi dan secara bertahap, sehingga hal ini harus disikapi dengan bijak oleh dunia pendidikan tinggi," ujar Capt. Wisnu.

Selain itu, Ditjen Perhubungan Laut juga mendorong penerapan sistem tiket online di berbagai pelabuhan di Indonesia, seperti Tanjung Emas Semarang, Muara Angke Jakarta, Bau-bau, Tulehu, Tanjung Pinang, Surabaya, dan Tarakan.

"Kegiatan ini sangat bagus diselenggarakan mengingat di masa sekarang kita harus memberikan bekal kepada seminar nasional agar siap menghadapi dunia dimasa revolusi 4.0," tutup Capt. Wisnu.
IMG-20190824-WA0084.jpg
Hadir narasumber lainnya adalah DR. Misbah dari Kemendikti, Capt Witono wakil ketua umum DPP INSA dan Dr Sri Setyarini Dosen Senior UPI. Kegiatan seminar nasional tersebut dihadiri oleh Dosen dan Taruna/Ti Politeknik Bumi Akpelni, DPP INSA Semarang, Perusahaan Pelayaran dan beberapa Perusahaan perbankan.


Reaksi dan Komentar