Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB DORONG OPTIMALISASI MUATAN BALIK TOL LAUT DI FAKFAK-PAPUA

KEMENHUB DORONG OPTIMALISASI MUATAN BALIK TOL LAUT DI FAKFAK-PAPUA

PAPUA (13/3) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Fakfak menggelar Rapat Koordinasi (rakor) lintas sektoral bersama seluruh stakeholder perlabuhan Fakfak, (13/3). Rakor dilakukan dalam rangka membahas optimalisasi muatan balik Tol Laut tahun 2021 di wilayah tersebut.

 

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor KSOP Kelas IV Fakfak Faisal Fattah dan dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak, Dinas Perindagkop, PT Pelindo cabang Fakfak, PT Pelni cabang Fakfak, PT Temas selaku operator Tol Laut, PBM, Koperasi TKBM FakFak, EMKL dan para pelaku usaha di Fakfak.

 

Faisal mengungkapkan dengan adanya rakor tersebut diharapkan dapat semakin mendongkrak muatan balik Tol Laut dari daerah tersebut. Sebab menurutnya banyak potensi produk-produk lokal unggulan yang dapat menjadi komoditi untuk dikirim ke daerah lain.

 

"Harapan saya semoga dengan rakor ini bisa meningkatkan muatan balik Tol Laut dengan menggali potensi komoditas yang ada di Fakfak dan sekitarnya termasuk dari Bintuni dan Wahai yang akan melalukan pemuatan pala di pelabuhan Fakfak," kata dia, Sabtu (13/3).

 

Faisal menjelaskan, keberadaan Tol Laut tidak hanya bertujuan untuk menekan disparitas harga antar daerah, namun juga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

 

Namun hal tersebut dapat dicapai jika muatan balik Tol Laut dapat dioptimalkan sehingga produk-produk lokal bisa terkirim ke pasar yang lebih jauh dan menguntungkan.

 

Dia melanjutkan, optimalisasi muatan balik Tol Laut ini dapat menjadi sarana perbaikan perekonomian dan penghasilan mayarakat. Oleh karena itu pihaknya akan terus mengajak dan mendorong bahkan memfasilitasi masyarakat yang akan memanfaatkan Tol Laut untuk mengirimkan produk mereka.

 

Produk-produk lokal tersebut nantinya dikirim ke pulau Jawa melalui Surabaya sesuai tujuan kapal Tol Laut dari Fakfak ke Surabaya. "Selain pala, produk unggulan dari sini adalah Ikan Beku dan Telur Ikan Terbang," ungkap Faisal.

 

"Semoga muatan balik dapat berjalan optimal sesuai dengan yang diharapkan dan dapat membantu perekonomian masyarakat Fakfak," lanjutnya.

 

Faisal mengungkapkan semenjak adanya Tol Laut di daerah tersebut telah memberikan manfaat serta kemudahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat terlebih di masa pandemi Covid 19, angkutan laut menjadi andalan dalam pengiriman logistik.

 

"Masyarakat sangat terbantu dengan hadirnya Tol Laut karena ada pilihan pengangkutan dari Surabaya dengan harga pengiriman yang lebih murah dengan kapal kontainer lainnya," tutupnya.

 

Sebagai informasi, Tol Laut merupakan program pengangkutan logistik laut untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di nusantara yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut. Tujuannya untuk mengurangi disparitas harga antar wilayah, antar pulau, antar daerah serta memangkas biaya logistik yang mahal.

Reaksi dan Komentar