Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB DUKUNG PENINGKATAN KERJASAMA OPTIMALISASI PELABUHAN KUALA TANJUNG ANTARA PELINDO I, PORT ROTTER

KEMENHUB DUKUNG PENINGKATAN KERJASAMA OPTIMALISASI PELABUHAN KUALA TANJUNG ANTARA PELINDO I, PORT ROTTER

​JAKARTA (14/11) – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan mendukung sepenuhnya penandatangan Head of Agreement (HoA) atau Pokok-pokok Perjanjian Optimalisasi Pelabuhan Kuala Tanjung antara PT. Pelabuhan Indonesia 1 (Persero) atau PT. Pelindo I, Port of Rotterdam Authority, dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd., serta berharap Kuala Tanjung dapat menjadi Pelabuhan dan Kawasan Industri kelas dunia. 


Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo mewakili Menteri Perhubungan usai menyaksikan Pendandatanganan Head of Agreement (HoA) untuk Optimalisasi Terminal Multipurpose Kuala Tanjung serta Pengembangan Pelabuhan Hub Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Perhubungan, Kamis (14/11).  

Penandatanganan HoA tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT. Pelindo I Dian Rachmawan, Direktur PT. Pelabuhan Rotterdam Indonesia André G.F. Toet yang mewakili Port of Rotterdam Authority, dan President Director Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. Gong Liming yang disaksikan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo.
WhatsApp Image 2019-11-14 at 12.16.49 (1).jpeg
“Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan semakin banyak kargo yang akan masuk melalui Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sekaligus mampu mempercepat pengembangan Kawasan Industri di Kuala Tanjung yang terintegrasi dengan pelabuhan sehingga mampu mendorong perekonomian wilayah maupun nasional,” ujar Dirjen Agus.

Menurutnya, Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki dua fungsi yaitu, sebagai pusat alih muatan kapal (transhipment) dan sebagai pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan industri.

Untuk itu, keberadaannya diharapkan dapat menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing logistik Indonesia dengan negara-negara lain di dunia.

Pihaknya juga mengajak seluruh pihak untuk menyukseskan pengembangan infrastruktur di Kuala Tanjung.

“Mari kita bersama-sama bekerja keras untuk menyukseskan pengembangan infrastruktur di Kulala Tanjung untuk mewujudkan Kuala Tanjung menjadi hub internasional,” kata Dirjen Agus.

Sementara itu menurut Direktur Utama PT. Pelindo I Dian Rachmawan, kerja sama ini merupakan inisiasi untuk percepatan pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yang berada di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara untuk menjadi pelabuhan kelas dunia yang terintegrasi dengan kawasan Industri.

“Pelindo 1 bekerja sama dengan Port of Rotterdam Authority dan Zhejiang Provincial Seaport Investment & Operation Group Co, Ltd. yang merupakan operator pelabuhan terbesar di Eropa dan Asia. Dengan pengalaman yang dimiliki oleh ketiga pelabuhan ini diharapkan mampu mendorong Pelabuhan Kuala Tanjung menjadi pelabuhan kelas dunia sesuai dengan yang dicanangkan Pemerintah serta mampu mendorong pertumbuhan perekonomian wilayah bahkan nasional,” jelas Dian.
WhatsApp Image 2019-11-14 at 12.16.49 (2).jpeg
Adapun jangka waktu HoA ini adalah 1 (satu) tahun dan memiliki ruang lingkup meliputi pengembangan dan manejemen Pelabuhan Internasional dan Kawasan Industri Kuala Tanjung untuk menjadi Pelabuhan dan Kawasan Industri kelas dunia termasuk untuk pengembangan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal, optimalisasi Kuala Tanjung Multipurpose Terminal dengan mengadakan pelayaran langsung dari Kuala Tanjung ke Ningbo dan sebaliknya, serta joint workshop untuk menyusun Business Plan dan Commercial Terms yang layak dengan menyertakan Kuala Tanjung Multipurpose Terminal sebagai bagian dari keseluruhan proyek.

Sebagai informasi, saat ini Tahap I Pengembangan Pelabuhan Kuala Tanjung yakni Kuala Tanjung Multipurpose Terminal telah beroperasi dengan dilengkapi dermaga 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m. Selain itu, telah dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi sehingga dapat meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat.

Reaksi dan Komentar