Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB EVAKUASI KAPAL PENGANGKUT PUPUK MV ABUSAMAH YANG TERBAKAR DI BANTEN, TIDAK ADA KORBAN JIWA

KEMENHUB EVAKUASI KAPAL PENGANGKUT PUPUK MV ABUSAMAH YANG TERBAKAR DI BANTEN, TIDAK ADA KORBAN JIWA

BANTEN(30/10). Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor KSOP Kelas I Banten membantu proses evakuasi kapal pengangkut pupuk MV Abusamah yang terbakar di pelabuhan milik PT Krakatau Bandar Samudera,Cilegon, Sabtu (30/10). Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

 

Kepala KSOP Kelas 1 Banten, Capt Hermanta mengungkapkan proses evakuasi dilakukan bersama instansi terkait lainnya yaitu Basarnas, Polair, dan TNI AL.

 

"MV Abusamah dilaporkan mengalami insiden kebakaran pada pukul 07.00 pagi waktu setempat. Terbakar saat sedang memuat pupuk di jety 3 B Krakatau International Port. Api pertama kali terlihat dari ruang mesin kapal sekitar pukul 05.30 WIB," ungkapnya.

 

MV Abusamah memuat pupuk jenis Dea Amonium Phospat (DAP) milik PT PUSRI dengan PBM PT KJS dan Agen PT GTM. Pada saat kejadian, kapal tersebut sudah memuat sekitar 1.300 ton pupuk DAP dari total 5.000 ton kapasitas muatan.

 

Capt Hermanta mengungkapkan, aksi cepat atau quick respon segera dilakukan untuk mengeveakusi kapal tersebut. Dan pada pukul 09.05 WIB kapal yang terbakar ini sudah ditarik oleh TB. Avatar Harbour menuju Pulau Ular.

 

Kemudian, operator stasiun vessel traffic service (VTS) Merak diminta untuk menyiarkan informasi kejadian tersebut kepada kapal terdekat untuk dapat ikut memberi bantuan evakuasi yaitu KRI Cucut, KRI Kujang 642 yang langsung meluncur ke lokasi.

 

"Kemudian pada pukul 09.43 WIB operator VTS diperintahkan untuk berkomunikasi dengan kepanduan Kilo Bravo dan Kepanduan Papa Carli untuk meminta bantuan assist tug," ungkapnya.

 

Pukul 10.07 WIB KRI Kujang 642 mengirimkan informasi jumlah crew MV Abusamah sebanyak 27 orang, 1 captain dan 5 ABK yang pada saat itu posisinya masih di kapal. Kemudian semua crew dan ABK dievakuasi ke dermaga dalam keadaan selamat.

 

"Pukul 16.20 api sudah mulai padam, dibantu oleh 3 unit Tugboat yaitu TB. Batavia-IV, TB. Gunung Santri dan TB. Avatar Harbour serta 1 Tug boat Monitor kegiatan yaitu TB. Sea Puly, dan sampai saat ini ke empat tugboat masih melakukan pendinginan sampai kepulan Asap hilang," tutupnya.

Reaksi dan Komentar