Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN KAPAL SB EVELYN CALISCA-01 DI INDRAGIRI HILIR - RIAU

KEMENHUB EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN KAPAL SB EVELYN CALISCA-01 DI INDRAGIRI HILIR - RIAUKEMENHUB EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN KAPAL SB EVELYN CALISCA-01 DI INDRAGIRI HILIR - RIAUKEMENHUB EVAKUASI KORBAN KECELAKAAN KAPAL SB EVELYN CALISCA-01 DI INDRAGIRI HILIR - RIAU

 

Riau, Kamis 27 April 2023 - Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut tengah melakukan upaya evakuasi korban kecelakaan kapal penumpang SB Evelyn Calisca-01 GT 16 di perairan desa Air Tawar Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kecelakaan terjadi saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Tembilahan menuju Pelabuhan Pulau Moro di Provinsi Kepulauan Riau.

 

SB Evelyn diduga tenggelam karena menabrak kayu besar yang ada di perairan. Proses evakuasi dilaksanakan oleh Kapal Patroli KPLP KNP 5110 bersama Basarnas, Polairud, TNI AL dan masih berlangsung hingga saat ini.

 

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tembilahan, Capt. Suratno mengungkapkan kapal ini terbalik di perairan sekitar 10 mil laut dari Pelabuhan Sei Guntung.

 

"Kapal ini berangkat dengan jumlah penumpang dewasa sebanyak 45 orang dan penumpang anak sebanyak 6 orang dari Pelabuhan Tembilahan. Setelah singgah di Pelabuhan UPP Sei Guntung sekitar pukul 12.30 WIB, kapal melanjutkan perjalanan dengan penambahan 5 penumpang," ungkapnya.

 

Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu proses pendataan terkait korban meninggal dunia dan masih dalam pencarian bersama Basarnas.

 

"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan dalam melakukan perjalanan laut dan mematuhi peraturan keselamatan pelayaran serta melakukan pemeriksaan terhadap kapal sebelum melakukan perjalanan," tambahnya.

 

Capt. Suratno menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan proses evakuasi dan memberikan informasi kepada masyarakat terkait kecelakaan ini.

 

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban dan berharap agar para korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan perawatan yang tepat. Kami akan terus melakukan upaya evakuasi dan penyelamatan korban dari kecelakaan kapal ini," tutupnya.

 

Reaksi dan Komentar