Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB ISI KEKOSONGAN RUTE KM ARAFAH DAN KM ELSADAI DENGAN KAPAL PERINTIS KM SABUK NUSANTARA 40 PANGKALAN BABANG

KEMENHUB ISI KEKOSONGAN RUTE KM ARAFAH DAN KM ELSADAI DENGAN KAPAL PERINTIS KM SABUK NUSANTARA 40 PANGKALAN BABANG

MALUKU (3/8). Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menambah rute kapal perintis KM Sabuk Nusantara 40. Kapal tersebut kini melayani masyarakat pesisir Gane Barat, Halmahera Selatan, yang sebelumnya mengalami kekosongan rute mode transportasi laut akibat musibah terhadap Kapal KM Cahaya Arafah pada 18 Juli lalu dan KM. ELSADAI yang tenggelam dihantam ombak,  saat berlabuh  di perairan Pelabuhan Sekli/Kurunga.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Babang, Rosihan Gamtjim mengatakan hal ini dilakukan agar masyarakat dapat tetap terlayani. 

Adapun keputusan ini tertuang dalam surat nomor : AL.015/5/18/DJPL/2022, tanggal 28 juli 2022 perihal Deviasi/Omisi KM Sabuk Nusantara 40 trayek R-65 telah menyetujui perubahan trayek perintis KM Sabuk Nusantara 40 untuk melayani daerah terisolir pesisir Gane dan Pesisir Timur Pulau Bacan.

"Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 40 telah disetujui oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut melalui surat yang dilayangkan dengan nomor : AL.016/4/24/UPP.BBG-2022 tertanggal 27 juli 2022 dan saat ini kapal sudah mulai berlayar," ujarnya.

Rosihan mengungkapkan, perubahan trayek R-65 A dan B untuk mengisi kekosongan kapal langsung diusulkan usai asanya insiden tenggelamnya kapal pelayaran rakyat KM Cahaya Arafah dan KM Al-Sudais. "Alhamdulillah melalui surat kami layangkan telah disetujui oleh Pusat," ungkapnya.

Berikut rayek R-65 rute A yaitu : Babang – Bibinoi – Tomara – Pigaraja – Pasipalele – Dowora – Gane dalam – Sekeli/Kurunga – Gane dalam – Dowora – Pasipalele – Pigaraja – Tomara – Bibinoi – Babang.
Sementara untuk Trayek R-65 rute B adalah : Babang – Saketa – Dolik – Samo – Lifofa – Maidi – Makian – Moti – Gita – Ternate – Gita – Moti – Makian – Maidi – Lifofa – Samo – Dolik – Saketa – Babang.


 

Reaksi dan Komentar