Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL PATROLI KNP PASATIMPO P-212 BAWA BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK GEMPA SULAWESI TENGAH

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL PATROLI KNP PASATIMPO P-212 BAWA BANTUAN KEMANUSIAAN UNTUK GEMPA SULAWESI TENGAH

​JAKARTA (29/9) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan 1 unit kapal patroli KNP. Pasatimpo P-212 milik Pangkalan PLP Bitung bermuatan bahan bantuan kemanusiaan untuk para warga yang terkena musibah gempa di wilayah Sulawesi Tengah.


Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Junaidi seusai konferensi pers tentang musibah gempa di Sulawesi Tengah di Kementerian Perhubungan sore tadi (29/9) mengatakan bahwa kapal KPLP KNP. Pasatimpo P-212 telah diberangkatkan dari Pelabuhan Amurang pukul 15.15 WITA tadi menuju Pelabuhan Donggala.

"Kapal patroli tersebut telah diberangkatkan menuju Pelabuhan Donggala dengan membawa air mineral sebanyak 370 karton, Mie instan (125 karton), Ikan kaleng (4 karton), Biskuit (4 kaleng), Pakaian dalam wanita (15 Lusin)," kata Junaidi.

Junaidi menambahkan bahwa kapal Kenavigasian KN. Gandiwa dari Distrik Navigasi Bitung dan Kapal KN. Miang Besar dari Distrik Navigasi Samarinda direncanakan berangkat esok hari (30/9) ke Palu dan Donggala untuk membantu masyarakat disana yang tertimpa musibah gempa bumi.

Adapun Kementerian Perhubungan telah membentuk Posko Darurat Gempa Bumi di Sulawesi Tengah yang berlokasi di Gedung Karsa lantai 4 Kementerian Perhubungan.

"Quick Response Team Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memberikan bantuan pertolongan bagi para korban gempa di Palu, Donggala dan sekitarnya," kata Junaidi.
WhatsApp Image 2018-09-29 at 19.31.16 (1).jpeg
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengevakuasi kapal KM. Sabuk Nusantara 39 yang terseret ke daratan akibat gelombang tsunami kemarin di Pelabuhan Wani.

"Ka UPP Wani telah melaporkan keadaan di pelabuhan Wani setelah gempa adanya kerusakan berat di Dermaga I sepanjang kurang Lebih 40 Meter. Adapun Kantor, Gudang dan Terminal Penumpang serta Pos Jaga  juga rusak berat," terang Arif Toha.

Arif juga menegaskan bahwa jajaran perhubungan laut terus memantau dan membantu serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk ikut melakukan evakuasi dan membantu korban gempa bumi di provinsi Sulawesi Tengah.

"Info dari PT. Pelni, kapal KM. Lambelu dari Balikpapan akan diberangkatkan besok (30/9) pukul 10.00 WITA menuju Palu atau Donggala bisa dimanfaatkan untuk membawa bantuan kemanusiaan gempa bumi Sulawesi Tengah," tutup Arif.

Bagi masyarakat yang berminat memberikan bantuan kemanusiaan dengan kapal KM. Lambelu dapat menghubungi Yohanes Banne, Kepala Cabang PT. Pelni Balikpapan di nomor: 08112703738.

Sebagai informasi, Direktorat Jendral Perhubungan Laut telah membuka Posko Peduli Korban Gempa Palu-Donggala untuk Wilayah Kaltim-Katara , Dengan Alamat Posko di  Kantor Distrik Navigasi Kelas I Samarinda , Jln.Gurami No.1  Samarinda Hilir. 

Adapun contact person Koordinator dan Pengendali Posko Peduli di Samarinda yaitu M.Dahri di 0822 13 200 300,Toto Mukarto (0811 100 707) Triono (0852 4192 9214)  dan Widji (081346325507).


Reaksi dan Komentar