Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL PATROLI KPLP CARI KORBAN TENGGELAMNYA PERAHU PAKURA DI BITUNG

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL PATROLI KPLP CARI KORBAN TENGGELAMNYA PERAHU PAKURA DI BITUNG

 

BITUNG (9/3). Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Bitung mengerahkan kapal patroli KPLP guna melaksanakan proses SAR pencarian korban tenggelamnya perahu Jenis Pakura (kapal ikan tradisional). Insiden terjadi pada Selasa sore di sekitar wilayah Perairan Selat Lembeh tepatnya di depan Madidir Sion Bitung Sulawesi Utara.

 

Dari 4 orang korban, korban selamat 2 (dua) orang, atas nama Herman Monoarfa 50 dan Atika Puspita 23. Sedangkan 1 (satu) orang Balita, Rehan Tampilang 2 (dua) tahun ditemukan meninggal dunia, dan seorang Balita lagi Akbar Tampilang 1 (satu) tahun hingga kini masih dalam pencarian.

 

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Bitung Sabar Maima Hasugian mengungkapkan pihaknya mendapat informasi pada pukul 18.30 Wita dari Joko Widianto selaku saudara kandung korban yang datang melapor ke kantor.

 

"Setelah menerima laporan tersebut saya langsung memerintahkan kepada Plt. Kepala Subseksi Operasi, Komandan Patroli KN - P.331 dan Penyiap Bantuan Musibah Dan SAR untuk langsung melaksanakan pencarian anak yang masih hilang diduga tenggelam," ungkap Sabar.

 

Unsur yang terlibat dalam proses SAR adalah KN - P.331 dan RIB. Seluruh personil dan pelapor ikut diatas KN - P.331 bergerak mengadakan penyisiran pencarian anak yang hilang tenggelam di sekitar perairan Madidir Sion dan sekitarnya di perairan Kolam Bandar Bitung.

 

Salah satu anak yang tenggelam di seputaran Pantai Madidir ditemukan dengan kondisi telah meninggal dunia dan sementara anak balita lainnya hilang dikarenakan tenggelam.

 

Perahu Pakura diketahui dinaiki oleh 3 (tiga) orang penumpang dan 1 (satu) operator bertolak dari pantai Kelurahan Wangurer, menuju Pulau Lembeh. Saat berada di perairan Kelurahan Madidir Ure, perahu tersebut diduga bocor hingga akhirnya tenggelam.

 

"Dalam pelayaran/perjalanan tepatnya di Perairan Madidir Sion, air laut tiba-tiba masuk dari bodi bagian bawah perahu pakura dan membuat perahu pakura sampai tenggelam dan akhirnya karena panik 2 (dua) orang anak yang ikut pada saat itu sampai tenggelam, sementara 2 (dua) orang lainnya yang salah satunya ibu dari kedua anak yang tenggelam itu selamat bersama operator perahu pakura tersebut yang di tolong oleh perahu nelayan yang kebetulan lewat di tempat kejadian," ungkap Sabar.

 

Sabar mengungkapkan hingga saat ini personil dan unsur dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas II Bitung masih terus melaksanakan penyisiran dalam rangka pencarian korban.

 

"Tadi pagi kita sudah mendapat bantuan dari Basarnas untuk sama-sama melakukan proses pencarian," ujarnya.

 

Sabar juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati mengingat akhir-akhir ini kerap terjadi angin kencang bertiup di perairan Selat Lembeh.

 

"Dan kami juga ingatkan kepada warga untuk tidak menggunakan perahu ikan, untuk mengangkut orang. Apalagi perahu jenis Pakura karena tidak dilengkapi alat keselamatan," tutupnya.

Reaksi dan Komentar