Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL SEA AND COAST GUARD KN CHUNDAMANI EVAKUASI KORBAN KM PIECES

KEMENHUB KERAHKAN KAPAL SEA AND COAST GUARD KN CHUNDAMANI EVAKUASI KORBAN KM PIECES

​JAKARTA (3/8) Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Surabaya mengerahkan 1 unit kapal patroli Sea and Coast Guard KN. Chundamani P.116 mengevakuasi para korban kapal penangkap ikan KM. Pieces yang mengalami kecelakaan laut pada Rabu (31/7) lalu di Perairan Selat Makassar, Sulawesi Selatan.

Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Ahmad menjelaskan bahwa kapal penangkap ikan KM. Pieces GT.93 yang dinakhodai oleh Nasori membawa 37 orang Anak Buah Kapal (ABK). Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Perikanan Pekalongan pada 22 Juli 2019 dengan tujuan Makassar.

"Surat Persetujuan Berlayar dikeluarkan oleh Syahbandar Perikanan Pelabuhan Pekalongan dan sesuai manifest jumlah ABK sebanyak 37 orang," ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan bahwa KM. Pieces melakukan kontak terakhir melalui Radio pada Hari Minggu, 28 Juli 2019 Jam 17.00 WIB dan pada saat itu kapal berada dalam kondisi baik.

Selanjutnya, pada hari Rabu, 31 Juli 2019 pukul 10.00 WIB, kapal KM.Bintang Mas Delima dengan nakhoda Semar menemukan 4 orang ABK KM. Pieces orang dimana 2 orang ditemukan selamat dan 2 orang dalam kondisi meninggal dunia yang selanjutnya keempat korban tersebut dipindahkan ke KM. Rezeki Utama yang juga berada di dekat lokasi tersebut.
WhatsApp Image 2019-08-03 at 16.25.08.jpeg
"Pada tanggal 1 Agustus 2019, kapal KM.Rezeki Utama menemukan kembali 2 orang korban dalam keadaan Meninggal dunia pada koordinat 05° 15' S / 115 ° 52 E sehingga korban di kapal KM.Rezeki Utama menjadi 6 orang.

"Adapun hari ini (3/8) Seorang korban KM Pieces ditemukan dalam kondisi selamat terapung di tengah laut oleh kapal nelayan KM Bunga Tanjung, tepatnya 60 nautical mil arah tenggara dari Tanjung Selatan. Penemuan korban selamat ini langsung ditindaklanjuti oleh Basarnas Banjarmasin dengan menjemput korban untuk dibawa ke Banjarmasin," ujar Ahmad.

Sementara itu, kapal Sea and Coast Guard KN. Chundamani P.116 bergerak dari Dermaga KSOP Mantuil dengan ABK terdiri dari 31 orang dan 4 orang Rescuer Kansar Banjarmasin menuju perairan Pulau Sembilan untuk melakukan penjemputan terhadap 6 orang korban yang berada di kapal KM. Rezeki Utama.

"Dengan demikian sudah 7 orang berhasil ditemukan baik kondisi selamat maupun meninggal dunia. Hingga saat ini, pencarian korban sebanyak 30 orang masih terus dilakukan oleh tim SAR yang terdiri dari KN.SAR Laksmana 241, KN. Chundamani P116, RB 306 Banjarmasin, KM. Bintang Mas Delima, KM. Rezeki Utama, KM. Bintang Mas Pioneer dan KM. Berkat Makmur,"tutup Ahmad.


Reaksi dan Komentar