Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITA

KEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITAKEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITAKEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITAKEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITAKEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITAKEMENHUB LANTIK 92 PERWIRA PANDU, 3 DIANTARANYA PANDU WANITA

JAKARTA (26/9) – Kementerian Perhubungan kembali melantik sebanyak 92 orang Perwira Pandu dan 3 (tiga) orang di antaranya adalah Pandu Wanita. Ini menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Laut turut mendukung prinsip kesetaraan gender dengan membuka peluang seluas-luasnya dan memberikan kesempatan yang sama bagi pelaut wanita untuk berprofesi sebagai pandu. 

“Masih dalam momentum Hari Perhubungan Nasional Tahun 2023, menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi kami karena terdapat 3 (tiga) orang Pandu Wanita dari total 92 orang Pandu yang dilantik pada hari ini,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perhubungan Laut Capt. Antoni Arif Priadi. 
 
Menurut Capt. Antoni, dengan telah ditetapkannya 151 wilayah perairan sebagai perairan wajib pandu dan perairan pandu luar biasa serta proyeksi kebutuhan pemanduan di seluruh wilayah perairan Indonesia, maka Ditjen Perhubungan Laut berkomitmen untuk terus mencetak Perwira Pandu secara bertahap dan berkesinambungan, melalui skema kerjasama internal maupun dengan institusi pendidikan pelatihan yang berkompeten. 
 
“Sejak tahun 1971 hingga akhir tahun 2022, Ditjen Perhubungan Laut telah mencetak Pandu sebanyak 1.825 orang dan kami berkomitmen untuk terus mencetak Perwira Pandu Indonesia yang profesional, handal, dan berdaya saing di kancah internasional,” imbuhnya. 

Namun demikian, terdapat tantangan bagi pemerintah selaku regulator dalam penyelenggaraan pemanduan dan penundaan kapal, salah satunya adalah harus melakukan terobosan inovatif dan penerapan teknologi informasi (digitalisasi).

“Dalam upaya transformasi pelayanan publik berbasis digital, saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menyediakan layanan secara online melalui aplikasi Inaportnet dan SIPANDU yang dalam waktu dekat akan segera diintegrasikan,” kata Capt. Antoni.

Lebih lanjut, sejalan dengan semangat digitalisasi, di awal Februari 2023 telah ditetapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi Pelayaran dan Pelayanan Tata Kelola Lalu Lintas Kapal di Perairan Indonesia, yang memuat ketentuan tentang potensi implementasi pemanduan secara elektronik (E-Pilotage) dengan memanfaatkan Vessel Traffic Services (VTS).  

Pada pelantikan tersebut, Capt. Antoni menyampaikan pesan khusus kepada para Pandu untuk menjadi Pandu yang CARE yaitu Pandu yang memiliki jiwa “Creative, Agile, Responsible, dan Empathy” kreatif dalam berpikir, tanggap, adaptif terhadap segala perkembangan zaman, bertanggung jawab serta memiliki empati persaudaraan dan jiwa korsa yang kokoh.

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada pelaksana pelatihan dalam hal ini Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia, juga kepada Indonesia Maritime’s Pilot Association (INAMPA), atas kontribusinya mewadahi para Perwira Pandu dalam menjalankan tugas mendukung terciptanya keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim di seluruh perairan yurisdiksi Indonesia.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat dan sukses kepada para Perwira Pandu atas keberhasilannya menyelesaikan Pendidikan dan Pelatihan Pandu Tingkat II Angkatan 52, 53, 54 dan 55 Tahun 2023,” pungkas Capt. Antoni.

Reaksi dan Komentar