Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB LEPAS PELAYARAN PERDANA KAPAL KARGO KM. TANTO LESTARI DI PELABUHAN BIAK

KEMENHUB LEPAS PELAYARAN PERDANA KAPAL KARGO KM. TANTO LESTARI DI PELABUHAN BIAKKEMENHUB LEPAS PELAYARAN PERDANA KAPAL KARGO KM. TANTO LESTARI DI PELABUHAN BIAKKEMENHUB LEPAS PELAYARAN PERDANA KAPAL KARGO KM. TANTO LESTARI DI PELABUHAN BIAK

BIAK (11/8) - Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Biak, meluncurkan pelayaran perdana kapal Kargo KM. Tanto Lestari di Pelabuhan Biak, Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua.

Peluncuran kapal kargo milik PT. Tanto Intim Line tersebut dilakukan oleh Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap,S.Si,M.Pd  dan dihadiri pula oleh Ketua DPRD Biak Numfor Milka Rumaropen, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Recky D. Ambrauw, Kepala Dinas Perhubungan Biak Numfor Fransisco Olla, General Manager PT. Pelindo IV Biak Haryson Peter Nanlohy, Direktur Operasional PT. Tanto Intim Line, Arfan Hani, serta sejumlah Kepala OPD di Biak. 

Pada acara tersebut, Kepala KSOP Kelas III Biak, Oktovianus C. Karubaba dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran kapal kargo KM. Tanto Lestari milik PT. Tanto Intim Line di Pelabuhan Biak ini merupakan sebuah gebrakan baru dalam upaya menjadikan Pelabuhan Biak sebagai tempat transit berbagai kegiatan yang bersifat logistik.

“Pelabuhan Biak ini kita rencanakan menjadi pusat kegiatan logistik, untuk kemudian ditransfer ke kawasan lainnya di wilayah Papua,” jelas Karubaba.

Menurut Karubaba, kehadiran perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut di Pelabuhan Biak, khususnya mengangkut barang dan logistik ini diharapkan dapat mendukung Pemerintah Daerah Biak Numfor pada khususnya dan Papua pada umumnya, terutama dalam percepatan distribusi barang dan logistik serta perkembangan perekonomian di wilayah tersebut.

“KM. Tanto Lestari ini rencananya akan diupayakan untuk dapat beroperasi sebanyak empat kali setiap bulannya, sehingga dapat mendukung kegiatan rutin transportasi dan angkutan barang dengan baik,” ujar Karubaba.

Sementara itu Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan berterimakasih atas beroperasinya kapal cargo milik PT. Tanto Intim Line yang melayani pelayaran dari Surabaya, Makassar, Biak Numfor, Manokwari, dan Fakfak. 

Herry beranggapan, bahwa beroperasinya KM. Tanto Lestari ini diharapkan dapat mendukung kegiatan logistik dan transportasi laut sehinga pengiriman barang menjadi lebih mudah, apalagi dengan frekuensi pelayaran empat kali dalam sebulan. Hal ini, menurutnya dapat membawa pengaruh positif terhadap harga kebutuhan pokok di Kabupaten Biak Numfor, maupun di wilayah Saireri, bahkan Papua.

Herry juga menyampaikan apresiasinya kepada Dinas Perhubungan Provinsi Papua dan Kabupaten Biak Numfor, KSOP Kelas III Biak, serta PT. Pelindo IV serta PT.Tanto Intim Line Cabang Biak atas upayanya dalam mendukung program kerja pemerintah daerah dalam mengembangkan transportasi dan perekonomian daerah.

“Selanjutnya, saya meminta kepada seluruh pihak terkait seperti Kepala Dinas Perhubungan ,KSOP Kelas III Biak, dan PT. Pelindo IV agar bersinergi dan berkoordinasi terkait perijinan untuk lebih mempermudah akses dan tidak dipersulit, namun tentunya tetap memenuhi perundang-undangan yang berlaku,” tukas Herry.

Peluncuran kapal kargo KM. Tanto Lestari ini ditandai dengan pengalungan selendang batik Papua oleh Bupati kepada Direktur Operasional PT. Tanto Intim Line, Arfan Hani dan Nahkoda Kapal KM. Tanto Lestari, Yohanis Gatot.  

Reaksi dan Komentar