Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB LIBATKAN RATUSAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOK

KEMENHUB LIBATKAN RATUSAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PADAT KARYA DI TANJUNG PRIOK

JAKARTA (26/2) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok melaksanakan program padat karya yang melibatkan 130 orang masyarakat sekitar. Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana diawal tahun anggaran 2021 bekerjasama dengan Instansi Pemerintah dan Stakeholders di lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok.

 

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) yang bertindak sebagai Pelaksana Tugas Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Inayatur Robbany mengatakan program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah kebijakan tanggap darurat pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19).

 

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, PT. Pelni dan PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok atas kerjasamanya dalam penyelenggaraan program padat karya ini," kata dia, di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

 

Pada program padat karya ini, melibatkan 130 masyarakat sekitar Pelabuhan Tanjung Priok orang yang berasal Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok sebanyak 50 orang, Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok 10 orang, PT Pelindo II (Persero) Cabang Tanjung Priok sebanyak 50 orang, dan PT Pelni (Persero) 20 orang.

 

"Program ini merupakan bukti nyata insan pelabuhan dalam memberdayakan warga atau masyarakat sekitar Pelabuhan Tanjung Priok," ujarnya.

 

Di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini dia menegaskan bahwa seluruh proses kegiatan program padat karya yang melibatkan masyarakat ini dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

 

"Pandemi ini tidak hanya berimbas pada kondisi nasional tetapi juga kondisi di dunia. Pandemi ini juga menjadi tantangan bagi kita di sektor transportasi yang sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Program padat karya menjadi prioritas untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Optimalisasi kegiatan yang menggunakan metode padat karya," lanjutnya.

 

Kementerian Perhubungan menjadi salah satu Kementerian yang memiliki program padat karya. Jenis padat karya di sektor transportasi sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

Reaksi dan Komentar