Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB MINTA NAKHODA KAPAL TRADISIONAL DI PELABUHAN KAMAL MUARA UTAMAKAN KESELAMATAN PELAYARAN

KEMENHUB MINTA NAKHODA KAPAL TRADISIONAL DI PELABUHAN KAMAL MUARA UTAMAKAN KESELAMATAN PELAYARAN

​

JAKARTA (15/6) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus mensosialisasikan pesan keselamatan pelayaran kepada nakhoda kapal-kapal penumpang tradisional GT 7 ke bawah beserta penumpangnya karena masih kurangnya kesadaran  mereka terhadap keselamatan pelayaran.

Untuk itu, hari ini (15/6), sosialisasi dimaksud dilakukan oleh Kepala kantor kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan (KSOP) kelas IV Muara angke, Capt. Handry Sulfian kepada para nakhoda kapal tradisional di pelabuhan Kamal Muara yang menjadi wilayah kerja KSOP kelas IV Muara Angke, Jakarta Utara.

"Pagi ini saya mensosialisasikan pesan keselamatan pelayaran kepada seluruh nakhoda kapal tradisional yang akan mengantar penumpang ke Kepulauan Seribu di pelabuhan Kamal Muara ini sekaligus memberikan secara simbolis life jacket kepada para nakhoda kapal," ujar Capt. Handry.
IMG-20190615-WA0041.jpg
Menurutnya, hari Sabtu dan Minggu ini dimanfaatkan masyarakat, para wisatawan dari jakarta dan sekitarnya untuk berwisata ke Kepulauan Seribu   dari Pelabuhan Kamal Muara, sebagai salah satu destinasi keberangkatan untuk menuju Kepulauan Seribu mengingat harga tiket kapal ke Kepulauan Seribu yang terjangkau.

Capt.Handry juga menjelaskan bahwa para wisatawan yang akan berangkat ke Kepulauan Seribu ini sebagian besar adalah untuk berwisata menggunakan kapal untuk 1  hari saja. 

"Dengan tiket per orangnya antara Rp. 60.000 sampai dengan Rp. 100.000,  banyak para penumpang ingin naik kapal di pelabuhan Kamal Muara ini," ujar Capt. Handry.

Adapun kapasitas pelabuhan Kamal Muara ini maksimal daya angkut penumpang 50 orang saja dan anggota KSOP kelas IV Muara Angke di pelabuhan Kamal Muara ini juga terbatas sehingga perlu kiranya diberikan imbauan kepada seluruh nakhoda dan calon penumpang agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berlayar. 
IMG-20190615-WA0040.jpg
"Para penumpang telah memahami betapa pentingnya keselamatan berlayar. Dengan kesediaan para penumpang menggunakan life jacket yang saat di atas kapal ini sudah tercermin bahwa nakhkoda kapal dan para awak kapalnya sudah tahu prosedur berlayar kapalnya," ujar Capt. Handry.

Adapun dari Pelabuhan Kamal Muara ini, kapal-kapal berlayar dengan tujuan 3 pulau yaitu Pulau Kelor, Pulau Onrust dan Pulau Cipir atau Kayangan. 

"Kedepannya KSOP kelas IV Muara Angke akan membuat pos untuk pengawasan pelayaran di pelabuhan Kamal Muara ini agar bisa meningkatkan pengawasan keselamatan berlayar dipelabuhan Kamal muara ini," tutup Capt. Handry.


Reaksi dan Komentar