Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan Merak

Kemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan MerakKemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan MerakKemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan MerakKemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan MerakKemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan MerakKemenhub Pastikan Kesiapan Kapal Layani Nataru di Pelabuhan Merauke dan Merak

MERAUKE (28/11) – Menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sejumlah armada kapal yang beroperasi di wilayah timur Indonesia menjalani inspeksi menyeluruh oleh Tim Uji Petik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. 

Pemeriksaan dilakukan terhadap 2 (dua) kapal penumpang, yaitu KM. Sabuk Nusantara 53 dan KM. Sabuk Nusantara 114 di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke pada tanggal 26 November 2025 oleh Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang dipimpin oleh Rudin, Sub Koordinator Substansi Kelompok Keselamatan Kapal Barang dan Peti Kemas bersama Tim KSOP Kelas IV Merauke. 

Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh kapal siap beroperasi dan memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang di Pelabuhan Merauke, yang kerap mengalami peningkatan penumpang saat periode Nataru. 

Pemeriksaan dilakukan secara mendalam terhadap beberapa aspek, meliputi aspek teknis kapal, aspek keselamatan, aspek kenyamanan akomodasi penumpang, kelengkapan dokumen, serta kualifikasi awak kapal. 

Hasil pemeriksanaan menyatakan bahwa secara umum kapal-kapal tersebut dalam kondisi laiklaut meski terdapat beberapa temuan yang harus dipenuhi atau diperbaiki oleh pemilik atau operator sebelum pelaksanaan Angkutan Nataru.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Samsuddin mengatakan, kegiatan itu merupakan upaya proaktif untuk memastikan aspek keselamatan pelayaran serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat saat periode Nataru. 

“Langkah ini merupakan bentuk nyata komitmen Kementerian Perhubungan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jasa transportasi laut. Melalui uji petik ini, kami ingin memastikan semua armada yang beroperasi benar-benar laikaut dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang Nataru,” ungkap Samsuddin.

Uji Petik di Pelabuhan Merak

Menjelang Nataru, aktivitas angkutan penyeberangan meningkat signifikan. Salah satu jalur penyeberangan paling vital yaitu Merak–Bakauheni yang menjadi pintu utama konektivitas antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera akan dilalui oleh ribuan kendaraan dan penumpang akan melintasi perairan Selat Sunda setiap harinya.

Untuk memastikan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama, Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang dipimpin Ahmat Soleh, Sub Koordinator Kelompok Keselamatan Kapal Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan bersama Tim KSOP Kelas I Banten melaksanakan uji petik di Pelabuhan Merak tanggal 27-28 November 2025.

Tim bersama-sama memeriksa semua aspek keselamatan pada beberapa kapal penyeberangan, yaitu kapal KMP. Portlink, KMP. ALS Elvina, KMP. BSP 1, dan KMP. Reinna. Seluruh kapal yang diperiksa secara umum dalam kondisi laiklaut namun terdapat beberapa temuan yang harus segera dipenuhi oleh operator.

Dengan dilakukannya langkah proaktif ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap selama masa libur Natal dan Tahun Baru, seluruh pengguna jasa transportasi laut dapat merasakan pelayanan yang optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan sebagaimana prinsip “Zero Compromise for Safety”.

Sebelumnya, Tim Direktorat Perkapalan dan Kepelautan juga telah melakukan uji petik di beberapa pelabuhan lain seperti Pelabuhan Tanjung Perak, Makassar, Ambon, Bitung, Dumai, Sorong, Kendari, Batulicin, Ternate, Kupang, Tanjung Wangi, dan Muara Angke serta serentak dilaksanakan oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Ditjen Perhubungan Laut pada tanggal 1-30 November 2025. (PF/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar