Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai Ketentuan

Kemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai KetentuanKemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai KetentuanKemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai KetentuanKemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai KetentuanKemenhub Perkuat Kesiapan Hadapi CIC 2026, Pastikan Pengamanan Muatan Kapal Sesuai Ketentuan

BOGOR (28/8) – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperkuat kesiapan menghadapi pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign (CIC) Tahun 20ee26 yang berfokus pada Cargo Securing of Cargo Units and Cargo Transport Units, sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan pengamanan muatan dan keselamatan pelayaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan pengamanan muatan merupakan aspek penting dalam keselamatan pelayaran karena penanganan yang tidak tepat dapat membahayakan kapal, awak kapal, muatan, dan lingkungan laut. Hal tersebut disampaikan saat membuka Seminar Periodik Persiapan CIC Tahun 2026 di Bogor, Kamis (27/8).

Menurut Masyhud, kesiapan dan kompetensi Pejabat Pemeriksa Kelaiklautan dan Keamanan Kapal Asing atau Port State Control Officer (PSCO) menjadi bagian penting dalam menghadapi pelaksanaan CIC.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap dapat tercipta pemahaman dan persepsi yang sama mengenai ketentuan serta pelaksanaan pemeriksaan CIC, sehingga pemeriksaan dapat dilakukan secara profesional, objektif, dan konsisten,” ujar Masyhud.

Seminar Periodik tersebut merupakan bagian dari program tahunan Tokyo MoU Region sekaligus menjadi forum untuk menyamakan pemahaman PSCO, badan klasifikasi, perusahaan pelayaran, dan pemangku kepentingan terkait dalam penerapan ketentuan keselamatan pelayaran pada CIC Tahun 2026.

Sementara itu, Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengingatkan pemilik dan operator kapal, nakhoda, serta awak kapal agar memastikan setiap muatan telah ditempatkan dan diamankan sesuai ketentuan sebelum kapal berlayar.

Menurut Triono, cargo securing perlu menjadi bagian dari budaya keselamatan dan tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan persyaratan pemeriksaan.

“Setiap muatan harus dipastikan telah ditempatkan dan diamankan sesuai ketentuan sebelum kapal melaksanakan pelayaran. Cargo securing harus menjadi bagian dari budaya keselamatan, bukan hanya sebagai pemenuhan terhadap persyaratan pemeriksaan,” tegasnya.

Khusus kapal berbendera Indonesia yang berlayar ke luar negeri, Triono mengingatkan agar pengamanan muatan, peralatan cargo securing, serta dokumen dan prosedur dipastikan sesuai ketentuan sebelum menjalani pengawasan Port State Control di negara tujuan.

“Mari kita cegah sejak awal setiap kekurangan yang dapat menjadi temuan dalam pemeriksaan, sekaligus menjaga kepercayaan dan reputasi pelayaran Indonesia di dunia internasional,” ujar Triono.

Seminar Periodik dalam Mempersiapkan Pelaksanaan Concentrated Inspection Campaign (CIC) Tahun 2026 berlangsung di Bogor pada 26–28 Agustus 2026 dan diikuti oleh para PSCO, perwakilan badan klasifikasi, serta perusahaan pelayaran.

Kegiatan ini menghadirkan AMSA Safety Expert David Penny serta paparan dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Biro Klasifikasi Indonesia, dan DNV terkait cargo securing. Para PSCO juga mendapat pembekalan mengenai pemeriksaan dan pelaksanaan CIC untuk memperkuat kesiapan menghadapi CIC Tahun 2026 serta meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran. (AS/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar