Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB PERKUAT OPERASI SAR KMP VIRGO TRANSPORT 8, DUKUNG PROSES EVAKUASI DAN PERSIAPAN SALVAGE

KEMENHUB PERKUAT OPERASI SAR KMP VIRGO TRANSPORT 8, DUKUNG PROSES EVAKUASI DAN PERSIAPAN SALVAGEKEMENHUB PERKUAT OPERASI SAR KMP VIRGO TRANSPORT 8, DUKUNG PROSES EVAKUASI DAN PERSIAPAN SALVAGEKEMENHUB PERKUAT OPERASI SAR KMP VIRGO TRANSPORT 8, DUKUNG PROSES EVAKUASI DAN PERSIAPAN SALVAGE

BANJARMASIN (22/9)  – Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut terus mendukung pelaksanaan operasi SAR KMP Virgo Transport 8 hingga Selasa (22/9). Memasuki hari kesepuluh, Tim SAR Gabungan kembali menemukan tiga korban dalam kondisi meninggal dunia.

Dengan tambahan tersebut, sebanyak 126 dari 243 orang yang tercatat dalam manifes telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sementara itu, 117 orang masih dalam pencarian.

Untuk mendukung proses evakuasi korban, Ditjen Perhubungan Laut telah menyiapkan tiga unit reefer container (peti kemas pendingin) sebagai sarana penampungan sementara untuk jenazah yang ditemukan.

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, menjelaskan bahwa ketiga reefer container tersebut saat ini sedang dalam proses pengiriman dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Banjarmasin.

“Ketiga reefer container tersebut saat ini sedang dalam perjalanan menuju Banjarmasin dan diperkirakan tiba besok, Rabu (23/9). Selanjutnya, container tersebut akan digunakan untuk mendukung proses evakuasi jenazah dari lokasi tenggelamnya kapal,” ujar Triono.

KAPAL NEGARA DITJEN HUBLA DUKUNG OPERASI SAR

Dalam mendukung operasi SAR, Ditjen Perhubungan Laut juga mengerahkan sejumlah Kapal Negara, antara lain KN Kunyit, KN.P.211 Grantin, dan KN Miang Besar. Ketiga kapal tersebut ditempatkan pada sektor tertentu sesuai rencana operasi SAR Gabungan pada Selasa (22/9).

KN Miang Besar ditempatkan pada Ring 1 bersama KN SAR Pacitan, KRI Nala, dan KRI Canopus. Sementara KN.P.211 Grantin berada pada Ring 2 bersama KP Orca 06 dan KN SAR Wisanggeni.

Adapun KN Kunyit dipersiapkan untuk mendukung pemasangan reefer container di lokasi operasi.

PROSES PENANGANAN SALVAGE KAPAL TERUS DIKOORDINASIKAN

Sejalan dengan pelaksanaan operasi SAR, Ditjen Perhubungan Laut juga terus mengoordinasikan proses salvage untuk mengangkat KMP Virgo Transport 8 bersama pemilik kapal, surveyor dan adjuster, serta pihak asuransi.

Sebagai bagian dari proses tersebut, telah dilakukan survei bawah air dengan melibatkan penyelam dan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk mengetahui kondisi kapal dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Berdasarkan perkembangan dalam rapat koordinasi penanganan salvage pada Senin (21/9), proses penetapan status kapal sebagai Total Loss juga terus dipercepat.

Penetapan status tersebut diperlukan agar kapal dapat dinyatakan sebagai “kerangka kapal”, sehingga proses salvage dapat segera dilakukan. (ARD/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar