Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB PULANGKAN JENAZAH ABK MV EMERALD YANG MENINGGAL DUNIA DI KANADA

KEMENHUB PULANGKAN JENAZAH ABK MV EMERALD YANG MENINGGAL DUNIA DI KANADA

JAKARTA (12/2) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memulangkan jenazah Anak Buah Kapal (ABK) MV Emerald yang meninggal saat tengah bertugas di Kanada. Jenazah dipulangkan ke Indonesia melalui jalur udara.

 

Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Hermanta mengungkapkan ABK tersebut bernama Holil yang berprofesi sebagai Chief Cook. Dilaporkan meninggal dunia oleh PT Indomaritime Management selaku penanggungjawab.

 

“Meninggal dunia di Prince Rupert, British Columbia-Kanada pada 18 Januari pukul 12.30 waktu setempat,” kata Capt. Hermanta, di Jakarta, Jumat (12/2).

 

Jenazah saat ini telah tiba di Indonesia dan selanjutnya akan dimakamkan di kampung halamannya Desa Sukamenak, Sukaresik, Tasikmalaya Jawa Barat.

 

Capt. Hermanta mengungkapkan seluruh proses pemulangan jenazah telah sesuai prosedur serta menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

 

Jenazah tiba di Bandara Soekarno Hatta dan diurus di Kargo Jenazah, Kamis (11/2/2021) setelah ketibaan (10/2/2021).

 

Perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yakni Marvin dan Azmi telah melakukan proses serah terima jenazah dengan keluarga untuk dibawa ke Tasikmalaya.

 

“Ditjen Hubla Kemenhub melalui Dittkapel berkomitmen untuk membantu penyelesaian hak hak dan kewajiban bagi para pelaut dengan perusahaan pelayaran,” pungkas Capt. Hermanta.

Reaksi dan Komentar