Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB RANGKUL RATUSAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PADAT KARYA DI DUMAI

KEMENHUB RANGKUL RATUSAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PADAT KARYA DI DUMAI

DUMAI (8/3) - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Distrik Navigasi Kelas I Dumai melaksanakan program padat karya yang melibatkan 100 orang masyarakat sekitar yang tidak memiliki pekerjaan dan keahlian khusus. Kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari yaitu Senin dan Selasa (8-9 Maret 2021).

Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. M. Wardan dan dibuka secara resmi oleh Anggota Komisi V DPR RI DAPIL Riau II,Syahrul Aidi Maazat serta disaksikan oleh perwakilan dari Anggota DPRD, Kapolres Tembilahan, KSOP Kelas IV Tembilahan, PT. Pelindo I cab. Tembilahan serta Camat dan Lurah di sekitar Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala Distrik Navigasi Kelas I Dumai, Raymond Ivan Sianturi menjelaskan pihaknya mengemban tanggung jawab untuk sedapat mungkin mengajak serta masyarakat dalam pelaksanaan program padat karya khususnya anggota masyarakat yang perekonomiannya terdampak Covid-19. Adapu masyarakat yang terlibat berasal dari Tembilahan Kota dan Tembilahan Hilir.

“Pelaksanaan padat karya yang dilakukan berupa perawatan dan pemeliharaan aset Distrik Navigasi Kelas I Dumai berupa Gedung SROP dan Tower SBNP yang berlokasi di Kabupaten Indragiri Hilir,” kata dia, Senin (8/3).

Dia melanjutkan, kegiatan Padat Karya ini menggunakan peralatan, pengetahuan, dan teknologi tepat guna. Pengerjaan dilaksanakan secara berkelompok dengan diawasi oleh tenaga terlatih yang berasal dari unsur masyarakat guna memastikan hasil pekerjaan yang berkualitas.

“Dan mengutamakan penggunaan tenaga kerja yang berasal dari masyarakat dengan mempertimbangkan dan memprioritaskan tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian khusus, tidak bekerja dalam waktu yang lama, dan mempertimbangkan juga masyarakat yang memerlukan pekerjaan guna menyambung kelangsungan perekonomian,” lanjutnya.

Sementara itu, upah kerja para peserta padat karya ini diberikan tunai secara langsung kepada masyarakat yang terlibat kegiatan dimaksud. “Semoga hal ini dapat membantu perekonomian masyarakat khususnya diwilayah Kabupaten Indragiri Hilir,” tutupnya.

Sebagai informasi, kegiatan Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan ini merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 73 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penyelenggaraan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tengah kebijakan tanggap darurat pandemi Coronavirus Desease 2019 (Covid-19).

Kementerian Perhubungan menjadi salah satu Kementerian yang memiliki program padat karya. Jenis padat karya di sektor transportasi sendiri terdiri dari pembangunan, pemeliharaan, perbaikan serta pembersihan sarana dan prasarana transportasi.

Reaksi dan Komentar