Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB RESMIKAN KAPAL TERNAK KM CAMARA NUSANTARA 2 DUKUNG SWASEMBADA DAGING

KEMENHUB RESMIKAN KAPAL TERNAK KM CAMARA NUSANTARA 2 DUKUNG SWASEMBADA DAGING

​KUPANG (14/7) - Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut menunjukan komitmennya dalam rangka mendukung kebijakan nasional untuk swasembada daging sapi dan kerbau dengan menjamin kelancaran distribusi daging menggunakan moda transportasi laut salah satunya dengan membangun kapal ternak.


Hari ini (14/7), Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo meresmikan Kapal Ternak KM. Camara Nusantara 2 di Pelabuhan Tenau Kupang.

"Kapal ternak KM. Camara Nusantara 2 ini merupakan bagian dari program kewajiban pelayanan publik angkutan khusus ternak yang diselenggarakan bersama oleh Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia,"ujar Dirjen Agus. 

Menurut Dirjen Agus, hingga tahun 2018 ini, Pemerintah telah selesai membangun 6 (enam) unit kapal ternak.

"Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah menugaskan 2 (dua) BUMN yaitu PT. Pelni dan PT ASDP serta 2 (dua) perusahaan swasta melalui mekanisme pelelangan umum untuk mengoperasikan ke 6 (enam) kapal tersebut. Untuk itu diharapkan pengangkutan hewan ternak hidup melalui kapal dapat menerapkan konsep animal welfare atau kesejahteraan hewani," ujar Dirjen Agus.
IMG-20180714-WA0031.jpg
Dirjen Agus menyebutkan bahwa hal yang membanggakan bagi warga provinsi NTT adalah 3 dari 6 unit kapal ternak tersebut dioperasikan dengan pangkalan pemuatan di Pelabuhan Tenau Kupang. 

"Dan tadi sudah diresmikan salah satu kapal ternak, KM. Camara Nusantara 2 yang dioperasikan oleh PT. ASDP," jelas Dirjen Agus.

Pada kesempatan tersebut, Dirjen Agus mengatakan bahwa keenam kapal ternak tersebut dibangun di galangan kapal nasional dengan sumber daya manusia dari putra putri bangsa Indonesia.

"Sebagai bangsa Maritim kita harus bangga, bahwa kita telah membuktikan galangan-galangan kapal nasional telah mampu membuat kapal khusus angkutan ternak yang sangat dibutuhkan untuk pengangkutan dari daerah produsen ternak ke daerah konsumen," kata Dirjen Agus.

Sesuai dengan rencana trayek, KM. Camara Nusantara 2 ini nantinya akan beroperasi pada trayek Kupang – Wini – Atapupu – Jakarta – Kupang dengan lama pelayaran dalam 1 round voyage sekitar 14 hari.

"Sehingga saya berharap para peternak sapi dan kerbau di NTT agar dapat memanfaatkan keberadaan kapal ini untuk meningkatkan kinerja produksi dan pengiriman hewan ternak lokal NTT," kata Dirjen Agus.
IMG-20180714-WA0029.jpg
Dirjen Agus juga menyampaikan pesan kepada semua stakeholder pengoperasian kapal ternak ini, mulai dari operator kapal, syahbandar, pengirim muatan ternak, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat pengguna jasa transportasi laut untuk senantiasa mengutamakan keselamatan pelayaran kapal sebagai prioritas. 

"Untuk itu saya berpesan agar selalu utamakan keselamatan pelayaran dan jadikan keselamatan pelayaran sebagai kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama. Laksanakan penyelenggaraan keselamatan pelayaran tanpa kompromi," tutup Dirjen Agus.

Reaksi dan Komentar