Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB RESMIKAN PELAYARAN PERDANA KMP DALENTE WOBA DI TAHUNA SULAWESI UTARA

KEMENHUB RESMIKAN PELAYARAN PERDANA KMP DALENTE WOBA DI TAHUNA SULAWESI UTARA

​

TAHUNA – Bertempat di komplek Pelabuhan Nusantara Tahuna, Sulawesi Utara, pada tanggal 1 Februari 2017, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM mewakil Menteri Perhubungan meresmikan pelayaran perdana Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dalente Woba untuk melayani mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan Sangihe dan sekitarnya.



KMP. Dalente Woba merupakan kapal penumpang yang dibangun oleh Pemerintah Daerah cq. Satker Pengembangan LLASDP Sulawesi Utara yang memiliki panjang 56,70 meter dan lebar 14,00 meter. Kapal ini mampu mengangkut penumpang sebanyak 196 orang dan melayani pelayaran lintas penyeberangan dengan rute Pelabuhan Amurang – Pananaru – Marore. 

Dalam sambutannya, Dirjen Hubla mengatakan bahwa Kepulauan Sangihe merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara yang memiliki Pelabuhan Tahuna sebagai pintu masuk dan gerbang utama perekonomian di wilayah tersebut. “Untuk itu, KMP Dalente Woba hadir dalam rangka melayani masyarakat kepulauan setempat dan mendukung konektivitas,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Ir. A. Tonny Budiono, MM.                                                              



Sebagai informasi, sesuai hierarkhi kepelabuhanan, Pelabuhan Tahuna yang menjadi home base dari KMP. Dalente Woba ini merupakan pelabuhan pengumpul yang juga disinggahi oleh kapal perintis yang melayari wilayah Tahuna dan sekitarnya. Pelabuhan Tahuna ini juga aktif mendukung kegiatan lalu lintas komoditas tumbuhan ekspor (kopra) tujuan Pilipina. 



Masih menurut Dirjen Hubla, saat ini kebutuhan jasa transportasi laut masyarakat di Kepulauan Sangihe terus meningkat, sementara sarana transportasi laut yang ada masih sangat terbatas sehingga Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah memiliki tanggungjawab untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kapasitas sarana transportasi di Kepulauan Sangihe yang selama ini masih terbatas aksesibilitasnya.

Terkait dengan hal ini, DIrjen Hubla meminta agar ke depan penyelenggaraan transportasi laut di Kepulauan Sangihe harus tetap mengutamakan aspek keselamatan pelayaran. “Seiring dengan bertambahnya armada transportasi laut ini, saya berharap layanan angkutan transportasi laut di wilayah Kepulauan Sangihe akan menjadi lebih baik dengan tetap memperhatikan serta mengutamakan keselamatan pelayaran, sehingga pada akhirnya dapat mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Kepulauan Sangihe yang ditandai dengan tumbuhnya pusat-pusat perdagangan dan industri di daerah tersebut,” lanjut Tonny.



Selanjutnya, bersamaan dengan peresmian pengoperasian dan pelayaran perdana KMP Dalente Woba tersebut, Kementerian Perhubungan juga meresmikan pengoperasian  2 (dua) unit Bus Damri masing-masing berkapasitas 20 (dua puluh) orang penumpang untuk melayani rute trayek Pananaru – Tahuna – Peta – Lapango – Pananaru. Diharapkan penambahan armada bus ini akan memperkuat armada transportasi darat di wilayah Tahuna yang sudah ada saat ini. 

Reaksi dan Komentar