Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB SOSIALISASIKAN BUKU PELAUT ONLINE DAN PORT WASTE MANAGEMENT SYSTEM

KEMENHUB SOSIALISASIKAN BUKU PELAUT ONLINE DAN PORT WASTE MANAGEMENT SYSTEMKEMENHUB SOSIALISASIKAN BUKU PELAUT ONLINE DAN PORT WASTE MANAGEMENT SYSTEMKEMENHUB SOSIALISASIKAN BUKU PELAUT ONLINE DAN PORT WASTE MANAGEMENT SYSTEM

​

MAKASSAR (19/3) - Memasuki era revolusi 4.0 dalam industri pelabuhan dan pelayaran di Indonesia telah mendorong Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk melakukan langkah-langkah konkrit dalam sistem pelayanan.

Salah satunya yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan cq. Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar yang menggelar Sosialisasi Buku Pelaut Online V.02 dan Integrasi Port Waste Management System ke dalam Inaportnet pada hari ini (19/3).
IMG-20190319-WA0064.jpg
Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh perwakilan dari instansi Pemerintah & BUMN, sekolah pelayaran, perusahaan pelayaran nasional serta masyarakat pengguna jasa transportasi laut di wilayah Makassar.

Menurut Kepala Bidang Keselamatan Berlayar Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, Capt. M. Syaiful, buku pelaut online V.02 dan integrasi Port Waste Management System ke dalam inaportnet harus dipahami dengan baik pengimplementasiannya oleh pengguna jasa, dalam hal ini masyarakat maritim khususnya di Makassar.

“Buku Pelaut online V.02 ini merupakan pelayanan sistem kepelautan yang didesain lebih mudah, baik bagi operator maupun user,” jelas Syaiful.

Lebih lanjut Syaiful menyebutkan, contoh lainnya yaitu Inaportnet, yang secara berkelanjutan meningkatkan sistem pelayanan agar dapat terintegrasi dengan sistem lain, misalnya untuk mendukung Program Greenport Pemerintah Indonesia melalui integrasi Port Waste Management System ke dalam Inaportnet. 

Kegiatan ini merupakan implementasi pemanfaatan IT secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada pemangku kepentingan terkait atau pengguna jasa dalam mendukung program pemerintah mewujudkan National Single Window dan Green Port.

“Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pengguna jasa dalam menggunakan aplikasi dengan kondisi yang aktual di atas kapal dan akuntabel dalam hal validitas data yang diberikan", tukas Syaiful.

Syaiful beranggapan bahwa kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi para stakeholder, mengingat Manajemen Kepelabuhanan dan Kepelautan ke depannya akan teraplikasi melalui pemanfaatan IT.
IMG-20190319-WA0065.jpg
Kegiatan ini pun, imbuh Syaiful, juga disambut baik oleh para peserta yang berasal dari perusahaan pelayaran maupun stakeholder.

“Menurut mereka, selain dapat dijadikan wadah komunikasi dan silturahmi, kegiatan sosialisasi ke pengguna jasa ini sangatlah penting demi terciptanya kelancaran penggunaan aplikasi oleh seluruh pengguna jasa,” tutup Syaiful.


Reaksi dan Komentar