Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kemenhub Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan BMN pada Kantor KSOP Tanjung Wangi

Kemenhub Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan BMN pada Kantor KSOP Tanjung WangiKemenhub Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan BMN pada Kantor KSOP Tanjung WangiKemenhub Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan BMN pada Kantor KSOP Tanjung WangiKemenhub Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan BMN pada Kantor KSOP Tanjung Wangi

JAKARTA (11/12) - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali memperkuat sinergi pemerintah dan sektor swasta melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara (KSP BMN) antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi dan PT Pelabuhan Lembar Sejahtera.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas III Tanjung Wangi, Capt. Purgana, dan Direktur Utama PT Pelabuhan Lembar Sejahtera, Sudarta, serta disaksikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, bertempat di Ruang Sriwijaya Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta, Kamis (11/12).

Dalam sambutannya, Sesditjen Perhubungan Laut menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam optimalisasi aset negara serta peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya mengoptimalkan pelayanan kepelabuhanan, tetapi juga meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta memberikan manfaat ekonomi dengan melibatkan peran masyarakat,” ujarnya.

Lollan menjelaskan kerja sama ini mencakup pemanfaatan tanah hasil reklamasi, dermaga, dan jembatan labuh/sandar pada terminal lainnya, dengan jangka waktu 30 tahun, nilai investasi Rp31,5 miliar, serta skema bagi hasil 6% dari pendapatan bruto.

Perkuat Peran Strategis Pelabuhan Tanjung Wangi

Pelabuhan Tanjung Wangi memiliki posisi penting sebagai pintu gerbang utama di ujung timur Pulau Jawa yang menghubungkan Jawa dengan Bali, Nusa Tenggara, dan wilayah sekitarnya. Selain berperan sebagai simpul konektivitas logistik nasional, pelabuhan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Keterlibatan PT Pelabuhan Lembar Sejahtera diyakini mampu menghadirkan peningkatan pengelolaan operasional, memperluas aktivitas kepelabuhanan, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja.

“Kami berharap pemanfaatan BMN ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran,” tambah Lollan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pelabuhan Lembar Sejahtera, Sudarta, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini serta komitmen perusahaan untuk mendukung pelayanan kepelabuhanan di Tanjung Wangi.

“Ketersediaan fasilitas pelabuhan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, khususnya para pengguna jasa kepelabuhanan. Kami akan berkolaborasi dengan KSOP Tanjung Wangi sebagai mitra strategis kami, karena keberhasilan pemanfaatan aset BMN ini adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.(SKY/ETJ/HJ)

Reaksi dan Komentar