Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB TERAPKAN INAPORTNET DI PELABUHAN SORONG DAN BANTEN 20/09/2017

KEMENHUB TERAPKAN INAPORTNET DI PELABUHAN SORONG DAN BANTEN 20/09/2017

​

JAKARTA (20/9) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berkomitmen untuk menerapkan Inaportnet di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Hari ini (20/9) di Kantor Kementerian Perhubungan,  Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Sorong, Johnny Silalahi dan Kepala KSOP Banten, Abdul Azis menandatangani penandatanganan Pakta Integritas penerapan inaportnet di Pelabuhan Sorong dan Banten.

Penerapan Inaportnet di Pelabuhan menurut Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani, bertujuan meningkatkan pelayanan kapal dan barang di pelabuhan agar dapat berjalan cepat, valid, transparan,  dan terstandar serta  biaya yang minimal.

"Penerapan inaportnet  di pelabuhan dapat meningkatkan daya saing pelabuhan di Indonesia," jelas Bay saat menyaksikan penandatanganan pakta integritas dimaksud.

Menurut Bay, penerapan Inaportnet merupakan Quick Win Menteri Perhubungan, yang harus diterapkan di 16 pelabuhan di Indonesia. Pada tahap awal Inaportnet telah diterapkan di  empat Pelabuhan Utama yang telah diterapkan pada tahun 2016 dan akan diterapkan di 12 pelabuhan lainnya pada tahun 2017.
IMG-20170920-WA0022.jpg
Inaportnet di Pelabuhan didukung oleh Sistem Internal Kemenhub yang meliputi 
Sistem Informasi Lalu Lintas dan Angkutan Laut (SIMLALA), Sistem Kapal Online,  Aplikasi Sertifikasi Pelaut,  Sistem Informasi Kepelabuhanan.

"Selain itu juga, penerapannya juga harus didukung oleh sistem yang ada pada Badan Usaha Pelabuhan (BUP)," tutur Bay.

Dia menambahkan, penandatangan Pakta Integritas ini merupakan bentuk kesungguhan dan komitmen untuk mewujudkan penerapan Inaportnet, oleh karena itu harus benar-benar didalami dan dihayati serta ditindaklanjuti dengan usaha keras bersama. 

"Saya percaya dan yakin apabila kita bekerja keras dan menjalankannya dengan serius, maka Penerapan Inaportnet yang kita harapkan dapat terwujud dengan baik. Saya juga mengajak kepada kita semua untuk terus berusaha keras dan berdo’a agar cita-cita kita untuk menerapkan Inaportnet di seluruh Pelabuhan dapat terwujud," tutup Bay.



Reaksi dan Komentar

2 Komentar

Dirjen Hubla juga meminta seluruh jajaran KPLP, PPLP, dan stakeholder terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan

Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama