Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB TERUS KIRIMKAN BANTUAN KAPAL NEGARA UNTUK MISI KEMANUSIAAN GEMPA BUMI SULAWESI TENGAH

KEMENHUB TERUS KIRIMKAN BANTUAN KAPAL NEGARA UNTUK MISI KEMANUSIAAN GEMPA BUMI SULAWESI TENGAH

JAKARTA (30/9) - Setelah kemarin (29/9) mengirimkan 1 unit kapal patroli KNP. Pasatimpo P-212 milik Pangkalan PLP Bitung bermuatan bahan bantuan kemanusiaan untuk para warga yang terkena musibah gempa di wilayah Sulawesi Tengah, hari ini (30/9) akan diberangkatkan lagi 1 unit kapal negara kenavigasian KN. Miang Besar milik Distrik Navigasi Samarinda menuju Palu.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo yang saat ini berada di Palu mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk meninjau kondisi pasca gempa mengatakan bahwa kapal negara KN. Miang Besar akan diberangkatkan dari Samarinda hari ini (30/9) pukul 12.00 WITA yang diperkirakan akan tiba di Palu besok (1/10) pukul 09.00 WITA.

"Kapal KN. Miang Besar hingga saat ini telah memuat 3.544 unit bahan pokok, bagi masyarakat sekitar Samarinda yang ingin menyumbang bagi warga Palu, Donggala dan sekitarnya akibat gempa dan tsunami masih dapat menyampaikan bantuannya sebelum kapal diberangkatkan menuju Palu," ujar Dirjen Agus.
IMG-20180930-WA0004.jpg
Dirjen Agus juga memerintahkan agar kapal KN. Miang Besar untuk mengisi air tawar maksimum di tangki kapal dengan kapasitas 200 ton untuk kemudian dapat diberikan sebagian air tersebut kepada masyarakat di Palu dan Donggala yang kekurangan air bersih.

Dirjen Agus menambahkan berikutnya ada kapal patroli KPLP KN. Gandiwa dari Pangkalan PLP Bitung dan Kapal Kenavigasian KN. Merak dari Distrik Navigasi Bitung yang juga direncanakan berangkat menuju Palu.

"Hingga saat ini, 4 kapal negara telah diperbantukan untuk membawa misi kemanusiaan musibah gempa bumi dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah. 1 kapal KNP. Pasatimpo P-212 sudah diberangkatkan kemarin dan 1 kapal KN. Miang Besar akan diberangkatkan hari ini dan 2 kapal lainnya menunggu terkumpulnya bahan bantuan dari masyarakat sekitar," jelas Dirjen Agus.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam misi kemanusiaan Kementerian Perhubungan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah dapat menghubungi Koordinator dan Pengendali Posko Peduli di Samarinda yaitu M.Dahri di 0822 13 200 300,Toto Mukarto (0811 100 707) Triono (0852 4192 9214)  dan Widji (081346325507).

Sementara itu, posko Quick Response Team (QRT) Kementerian Perhubungan yang telah terbentuk sejak (28/9) lalu, terus memonitor dan memantau kondisi pasca gempa bumi dan tsunami di wilayah Sulawesi Tengah.

Bertempat di ruang Marine Command Center (MCC) dan Puskodalops lantai 4 Gedung Karsa Kementerian Perhubungan setiap harinya dijaga oleh para petugas yang dipimpin oleh perwira jaga secara bergantian selama 24 jam.

Adapun telepon Posko QRT yang dapat dihubungi di nomor 021-3456614, 021-3451364 dan 081385253006.



Reaksi dan Komentar