Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB TINDAK LANJUTI KECELAKAAN KMP TRIMAS FADHILA DAN MT GAS SOFIA DI PELABUHAN MERAK BANTEN

KEMENHUB TINDAK LANJUTI KECELAKAAN KMP TRIMAS FADHILA DAN MT GAS SOFIA DI PELABUHAN MERAK BANTEN

BANTEN (14/12) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui KSOP Kelas I Banten menindaklanjuti kecelakaan yang terjadi antara kapal penumpang KMP. Trimas Fadhila milik PT. Tri Sakti Lautan Mas dan kapal tanker MT Gas Sofia milik PT. Golden Benua Maritim yang terjadi di area labuh Tanjung Sekong Pelabuhan Merak Banten pada Sabtu malam (13/12).

Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten, Mukhlis Tohepaly, mengungkapkan pihaknya menerima laporan dari VTS Merak bahwa telah terjadi senggolan kapal antara KMP. Trimas Fadhila dan MT. Gas Sofia pada pukul 19.35, Sabtu malam.

Berdasarkan laporan dari VTS Merak, Mukhlis menjelaskan, senggolan terjadi ketika posisi KMP. Trimas Fadhila sedang drafting menunggu antrean dermaga 7 dengan posisi mesin kapal netral/stop, namun kemudian terseret arus menuju Utara dan menyenggol MT. Gas Sofia.

"Posisi KMP. Trimas Fadhila hanyut ke arah haluan Gas Sofia dengan posisi huruf 'T', di mana haluan kanannya menabrak haluan Gas Sofia sehingga menyebabkan kerusakan pada kedua kapal tersebut," terangnya.

Mukhlis menambahkan, selain kerusakan pada kedua kapal tersebut, peristiwa senggolan kedua kapal tersebut tidak menimbulkan akibat lainnya.

"Tidak ada korban jiwa, kerusakan muatan, maupun pencemaran lingkungan. Selain itu, menurut Berita Acara yang dibuat oleh Nakhoda KMP. Trimas Fadhila juga tidak ada komplain dari pengguna jasa ," katanya.

KMP. Trimas Fadhila mengalami kerusakan, antara lain berlubang kurang lebih 25 cm pada bibir atas fore castle dek kanan dan relling kanan haluan hancur atau patah. Sedangkan pada MT. Gas Sofia, bulbouse penyok ke dalam kurang lebih 5-10 cm karena terkena jangkar KMP. Trimas Fadhila.

Saat ini, menurut Mukhlis, seluruh penumpang KMP. Trimas Fadhila telah diturunkan dan kapal juga telah melaksanakan bongkar muatan untuk kemudian keluar dermaga dan melakukan anchor untuk perbaikan.

"Selanjutnya setelah selesai perbaikan kapal akan menjalani pemeriksaan terlebih dahulu oleh KSOP Banten sebelum masuk ke lintasan," tukasnya.

Sebagai informasi, KMP. Trimas Fadhila mengangkut sebanyak 226 penumpang dan 67 kendaraan serta 23 orang awak kapal dengan pelabuhan asal Bakauheni tujuan Pelabuhan Merak. Sedangkan MT. Gas Sofia memiliki 23 orang awak kapal dengan jenis muatan gas yang berangkat dari Pelabuhan Indramayu menuju Pelabuhan Merak. (MYN/JOE/AK)

Reaksi dan Komentar