Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS SEA AND COAST GUARD DI BIDANG PEKERJAAN BAWAH AIR

KEMENHUB TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS SEA AND COAST GUARD DI BIDANG PEKERJAAN BAWAH AIRKEMENHUB TINGKATKAN KOMPETENSI PETUGAS SEA AND COAST GUARD DI BIDANG PEKERJAAN BAWAH AIR

​

JAKARTA (7/10) - Peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) petugas Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) atau Sea and Coast Guard mutlak diperlukan agar siap menghadapi tantangan global khususnya di bidang keselamatan dan keamanan pelayaran diantaranya salvage atau Pekerjaan Bawah Air.

Demikian disampaikan oleh Direktur KPLP, Ahmad saat membuka acara Pendidikan dan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Penyelam KPLP Salvage dan Pekerjaan Bawah Air di hotel Best Western Kemayoran Jakarta, hari ini (7/10).
WhatsApp Image 2019-10-07 at 18.57.18 (1).jpeg
Kegiatan salvage dan/atau pekerjaan bawah air merupakan salah satu kegiatan yang terkait dengan penyelenggaraan pelayaran yang aman dan selamat.

Oleh karena itu, SDM yang memiliki kecakapan khusus merupakan kualifikasi dasar yang harus dimiliki oleh petugas yang terlibat dalam penjagaan keselamatan dan keamanan pelayaran.

Adapun kegiatan ini merupakan upaya Ditjen Perhubungan Laut untuk meningkatkan kemampuan personel pada Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan yang masih bersifat dasar.
Penyelaman merupakan kegiatan dasar untuk dapat mengembangkan keterampilan teknis lebih lanjut dalam pelaksanaan kegiatan Salvage dan/atau Pekerjaan Bawah Air, antara lain keterampilan teknis Hidrografi, Underwater Survey, Cutting dan Welding Underwater, Bouyancy/Refloating, Dismantling, inspection, Maintenace, Repair, dan sebagainya.

“Saya berharap kemampuan yang didapatkan dari diklat ini dapat terus dikembangkan sebagai bekal dalam menjalankan tugas pengawasan, khususnya dibidang salvage dan pekerjaan bawah air," ujar Ahmad.

Sebanyak 35 orang peserta diklat yang berlangsung dari tanggal 7 s.d. 18 Oktober 2019 nantinya bagi peserta yang telah dinyatakan lulus pendidikan dan pelatihan penyelam akan diberikan sertifikat kompetensi penyelam dan buku harian penyelam yang dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut.

Lebih lanjut, para penyelam yang mengikuti diklat ini juga akan di data nantinya dan diperhatikan tunjangannya karena risiko kerja yang diemban sangatlah berat.
WhatsApp Image 2019-10-07 at 18.57.17.jpeg
Untuk para penyelam akan di Medical check up sebelum latihan berlangsung. Kedepannya Medical checkup disarankan untuk dilaksanakan tiap tahun karena beban kerja penyelam tersebut sangat tinggi resikonya.

“KPLP ini tidak hanya dengan tugas patroli di atas kapal, latihan menembak, ataupun penyelidikan. Penyelam juga termasuk tugas dari KPLP tersebut. Maka dari itu berbanggalah menjadi Penyelam KPLP, Dharma Jala Prajatama,” tutup Ahmad.



Reaksi dan Komentar