Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB UJI COBA TAHAP KEDUA PENERAPAN E-PILOTAGE SERVICE DI INDONESIA

KEMENHUB  UJI COBA TAHAP KEDUA PENERAPAN E-PILOTAGE SERVICE DI INDONESIAKEMENHUB  UJI COBA TAHAP KEDUA PENERAPAN E-PILOTAGE SERVICE DI INDONESIAKEMENHUB  UJI COBA TAHAP KEDUA PENERAPAN E-PILOTAGE SERVICE DI INDONESIAKEMENHUB  UJI COBA TAHAP KEDUA PENERAPAN E-PILOTAGE SERVICE DI INDONESIA

BELAWAN (16/3) - Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kenavigasian tengah melakukan uji coba/Test Bed tahap II penerapan Electronic Pilotage (E-Pilotage) service di perairan Indonesia. Uji coba tahap II ini untuk pertama kalinya dilakukan di wilayah perairan Belawan, yang turut dihadiri oleh stakeholder terkait, diantaranya adalah Presiden INAMPA (Indonesian Maritime Pilots Association), perwakilan Direksi PELINDO I dan PELINDO cabang Belawan.

Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan yang menyaksikan langsung uji coba tersebut mengapresiasi operator-operator Vessel Traffic Service (VTS) dan seluruh pihak terkait yang telah membantu terselenggaranya uji coba/Test Bed E-Pilotage tahap kedua pada tahun 2021.

“Saya ucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu kesuksesan pelaksanaan uji coba/Test Bed E-Pilotage di wilayah perairan Belawan ini, terutama operator-operator Vessel Traffic Service (VTS),” kata Hengki, Selasa (16/3).

Dia menjelaskan uji coba ini dilakukan untuk mendapatkan input serta evaluasi dalam rangka menyiapkan sarana dan prasarana serta regulasi dalam melaksanakan pemanduan secara elektronik (E-Pilotage) berdasarkan berbagai karakteristrik traffic dan alur pelayaran serta mengimplementasi peran dari VTS.

Pelaksanaan Test Bed E-Pilotage pada tahap kedua ini dilaksanakan setelah keberhasilan pelaksanaan uji coba pada tahap pertama yang telah dilaksanakan pada 4 (empat) stasiun VTS yaitu VTS Tanjung Priok, VTS Batam, VTS Tarakan dan VTS Benoa.

“Untuk pelaksanaan tahap kedua direncanakan akan diimplementasikan pada 19 VTS yang dioperasikan oleh Distrik Navigasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, Stasiun VTS Belawan harus berupaya optimal untuk mempersiapkan layanan kenavigasian bagi kapal-kapal yang melintas di wilayah perairan Pelabuhan Belawan, untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritime.

E-Pilotage Service yang dilakukan oleh VTS sendiri, dapat mendukung keamanan dan keselamatan pelayaran kapal, khususnya yang berlayar diwilayah perairan pelabuhan dalam rangka menunjang kelancaran transportasi laut dan peningkatan kegiatan ekonomi.

Pemanfaatan teknologi VTS  khususnya dalam pelaksanaan test bed/uji coba e-pilotage akan dapat mencapai efektivitas dan efisiensi melalui pemanfaatan fasilitas kenavigasian seperti VTS dalam kegiatan E-Pilotage Service.

Dengan adanya uji coba ini diharapkan dapat mewujudkan Sinkronisasi dan harmonisasi keragaman pelayanan, yang dapat menjadi referensi Penyusunan Pedoman untuk E-Pilotage Service itu sendiri. Direktorat Kenavigasian saat ini juga sedang menyusun maupun merevisi regulasi terkait telekomunikasi pelayaran untuk meningkatkan peran telekomunikasi pelayaran dalam mewujudkan keselamatan pelayaran.

Reaksi dan Komentar