Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEMENHUB UJI PETIK KAPAL ANGKUTAN LAUT LEBARAN 2019 DI PELABUHAN MERAK BANTEN

KEMENHUB UJI PETIK KAPAL ANGKUTAN LAUT LEBARAN 2019 DI PELABUHAN MERAK BANTEN

​MERAK (21/5) – Guna memastikan kelaiklautan seluruh armada angkutan laut dalam rangka menjamin terselenggaranya Angkutan Laut Lebaran 2019 yang selamat, aman, tertib dan lancar, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan kembali menurunkan tim marine inspector nya untuk melakukan uji petik di Pelabuhan Merak, Banten.

“Pada kesempatan kali ini, kami bekerjasama dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banten untuk melakukan uji petik di salah satu pelabuhan penyeberangan tersibuk di Indonesia, Pelabuhan Merak,” ujar Kasubdit Keselamatan Ditkapel, Capt. Sidrotul Muntaha selaku pimpinan tim uji petik hari ini (21/5).

Menurut Sidrotul, sebagai pelabuhan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatera yang dipisahkan oleh Selat Sunda, Pelabuhan Merak setiap harinya melayani ratusan perjalanan kapal ferry yang membawa penumpang dan kendaraan dari dan ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni di Lampung.

“Untuk itu tentunya diperlukan kondisi kapal yang prima untuk menjamin keselamatan pelayaran, khususnya pada masa Angkutan Lebaran di mana arus penumpang tentunya akan meningkat,” tegas Sidrotul.
WhatsApp Image 2019-05-21 at 11.37.28.jpeg
Hal-hal yang diperiksa dalam uji petik ini, di antaranya adalah alat-alat keselamatan kapal, alat pemadam kebakaran, perlengkapan navigasi dan radio, sistem permesinan, serta kelengkapan dokumen dan SOP di atas kapal, termasuk sistem pengikatan kendaraan (lashing) pada geladak kendaraan.

“Di Pelabuhan Merak ini, kami telah memeriksa tiga unit kapal, yaitu KMP. Batu Mandi, KMP. Catylin 7, serta KMP. Royce I,” ungkap Sidrotul.

Lebih lanjut, Sidrotul menjelaskan, bahwa terdapat 69 (enam puluh Sembilan) unit kapal yang melayani penyeberangan di pelabuhan Merak dan Bakauheni, di mana 53 (lima puluh tiga) unit kapal di antaranya siap beroperasi pada masa angkutan lebaran. Adapun sisanya sedang dalam masa perawatan (docking).

“Selain uji petik yang dilakukan oleh tim dari Direktorat Perkapalan dan Kepelautan pada hari ini, Tim dari Kantor KSOP Kelas I Banten juga telah melakukan uji petik terhadap 34 unit kapal dari 53 unit yang siap dioperasikan pada masa angkutan lebaran,” ujar Sidrotul.
WhatsApp Image 2019-05-21 at 11.37.59 (1).jpeg
Sidrotul menambahkan, bahwa secara total Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melakukan uji petik atau kelaiklautan kapal tehadap 16 pelabuhan di seluruh Indonesia, di mana semua hasil temuan atau ketidaksesuaian yang didapatkan selama uji petik ini harus ditindaklanjuti selambat-lambatnya tanggal 24 Mei 2019.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan semua kapal berada dalam kondisi prima pada saat musim puncak angkutan lebaran sehingga penumpang kapal dapat mudik ke kampung halamannya dengan selamat, aman, tertib dan lancar, begitu pula sebaliknya pada arus balik,” tutup Sidrotul.


Reaksi dan Komentar