Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KEPADA STAKEHOLDER DI PELABUHAN BANJARMASIN, MENHUB : JANGAN TAKUT MENGKRITISI

KEPADA STAKEHOLDER DI PELABUHAN BANJARMASIN, MENHUB : JANGAN TAKUT MENGKRITISI

​

Banjarmasin - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar para pemangku kepentingan/stakeholder di Pelabuhan Banjarmasin jangan takut menyampaikan kritik atau masukan kepada Kementerian Perhubungan dan jajaran di daerah. "Jangan takut menyampaikan kritik, kehadiran kami untuk memudahkan urusan bapak-bapak di sini. Kalau  masih ada yang tidak dilayani dengan baik, nanti ada yang pindah," jelas Menhub Budi ketika berdialog dengan stakeholder di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Jumat (14/7).

Salah satu curhatan dari operator kapal pada dialog tersebut adalah pengurusan perizinan kapal yang masih harus dilakukan di Makassar. Untuk itu mulai saat ini Menhub minta agar segera dapat dilakukan di KSOP Banjarmasin. "Diusahakan apakah diadakan permanen atau diadakan periodik di sini. Jadi tidak ada lagi yang mengurus ke Makassar," ujar Menhub.
IMG-20170714-WA0090.jpg
Pada kunjungannya ini Menhub mengapresiasi Pelabuhan Banjarmasin, karena dalam pengelolaannya tidak terlalu banyak friksi-friksi yang terjadi antara pengelola pelabuhan dan stakeholder. "Ini menunjukkan sudah cukup dewasa, karena biasanya pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan ini cukup sensitif serta pengenaan tarifnya terlalu tinggi, sehingga daerah menjadi tidak kompetitif. Jadi di sini kelihatan, sudah dilakukan secara baik," terang Menhub.

Menanggapi pertanyaan apakah akan ada Tol Laut di Banjarmasin, Menhub menjelaskan di Kalimantan Selatan tidak akan ada tol laut. Karena berdasarkan hasil dialog dengan stakeholder, pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat ini sudah over-supply. 

"Komplain mengenai banyaknya angkutan laut yang menuju Kalimantan Selatan sudah banyak, jadi kalau tol laut saya ajak ke sini pengusahanya akan marah. Bila ditambah lagi tidak akan ekonomis dan jadi perang tarif. Kita ingin masyarakat mendapat layanan yang baik dan pengusaha mendapat angka yang kompetitif," terang Menhub.

Terkait dengan keluhan ooperator kapal ro-ro tentang truk-truk yang dimodifikasi sehingga daya angkutnya melebihi kapasitas, Menhub berjanji akan membuat aturan yang membatasi beban truk tersebut.

Menhub mengatakan akan dipakai indeks dan dilakukan standarisasi. "Dalam tiga minggu dari sekarang akan kita terbitkan aturannya. Ditertibkan dengan regulasi," tutup Menhub. 


Reaksi dan Komentar