Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

Kepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran MakassarKepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran MakassarKepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran MakassarKepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

Kepala KSOP Utama Makassar, Ir. Jon Kenedi, memimpin upacara pelepasan 320 lulusan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar. Dalam amanatnya, ia menyampaikan bahwa pelaut adalah elemen kunci dalam transportasi laut global, yang dituntut memiliki keterampilan teknis, ketangguhan mental, serta kepedulian terhadap keselamatan pelayaran. Makassar, 30 Juli 2025.

Kepala KSOP menyinggung pentingnya refleksi atas insiden keselamatan di laut sebagai dorongan untuk peningkatan perlindungan awak kapal. Ir. Jon Kenedi mengajak lulusan menjadi pelaut yang adaptif, profesional, dan berperan dalam menjaga keberlanjutan maritim Indonesia.

Reaksi dan Komentar