Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KERJASAMA KPLP DAN APMM MALAYSIA BERHASIL MEMULANGKAN AWAK KAPAL KM JAYA MAKMUR 88

KERJASAMA KPLP DAN APMM MALAYSIA BERHASIL MEMULANGKAN AWAK KAPAL KM JAYA MAKMUR 88KERJASAMA KPLP DAN APMM MALAYSIA BERHASIL MEMULANGKAN AWAK KAPAL KM JAYA MAKMUR 88KERJASAMA KPLP DAN APMM MALAYSIA BERHASIL MEMULANGKAN AWAK KAPAL KM JAYA MAKMUR 88KERJASAMA KPLP DAN APMM MALAYSIA BERHASIL MEMULANGKAN AWAK KAPAL KM JAYA MAKMUR 88

TANJUNGUBAN (25/8) - Kapal Motor (KM) Jaya Makmur 88 yang mengalami mesin mati dan hanyut terdampar di Pulau Pemanggil (Tioman) Malaysia, sejak 12 Agustus 2023 berhasil dievakuasi dengan selamat. Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) bekerjasama dengan Agensi Penguatkuasaan Maritim (APMM) Diraja Malaysia telah melakukan upaya evakuasi dan perbaikan kapal yang mati mesin tersebut.

 

Direktur KPLP, Rivolindo mengatakan bahwa koordinasi erat antara pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) wilayah Johor dengan APMM Diraja Malaysia, telah memungkinkan izin diberikan kepada Kapal KM Jaya Makmur 88 dan 4 (empat) awaknya untuk kembali ke Indonesia.

 

"Kami telah menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Malaysia sejak awak kapal masih dalam proses pemeriksaan kronologis kejadian. Selain itu, kedua belah pihak telah sepakat untuk menjaga muatan kapal guna mencegah pencemaran lingkungan maritim," ungkapnya, jumat (25/8).

   

Selain itu, kapal juga diharuskan menjalani perbaikan mesin hingga layak berlayar kembali tanpa perlu ditarik oleh kapal lain. Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban melakukan penjemputan jika kapal sudah akan kembali ke Indonesia.

 

"Kami langsung berkoordinasi dengan KJRI Indonesia di Malaysia terkait rencana evakuasi Kapal KM Jaya Makmur 88 termasuk menentukan titik penjemputan," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban, Sugeng Riyono menjelaskan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan kolaborasi antara Nakhoda Kapal Patroli KPLP KN Sarotama P112 dan pihak APMM Malaysia, dengan titik Rendezvous (RV) pada koordinat 02°47.837'U 104°53.574'E.

 

"Tadi Kapal Negara KN Sarotama P112 bergerak pada Pukul 08.00 LT ke titik RV yg ditentukan, jarak tempuh lebih kurang 124.5 Nm dan Kapal KM Jaya Makmur 88 beserta awak akan bertolak dari Mersing Malaysia pada Pukul 09.00 LT," ungkapnya.

 

Saat ini, kapal patroli KN.Sarotama P.112 telah bertemu dengan kapal KM.Jaya Makmur 88 pada posisi 02-38 N / 104 - 51 E tanggal 23 Agustus 2023 pukul 21.15 LT dan selanjutnya kapal KN.Sarotama P.112 mengawal KM. Jaya Makmur 88 menuju Pulau Jemaja untuk pemeriksaan lebih lanjut dan memastikan seluruh awak kapal KM. Jaya Makmur 88 dalam keadaan sehat dan baik. 

 

"Kami mengapresiasi kerjasama erat antara pihak-pihak terkait dalam menyelamatkan kapal berbendera Indonesia beserta awaknya serta menjaga keselamatan dan keamanan perairan regional," tutupnya. (SKY/MM/BOH)

Reaksi dan Komentar