Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

Kick-off Meeting Aksi Penguatan Tata Laksana di Kawasan Pelabuhan

Kick-off Meeting Aksi Penguatan Tata Laksana di Kawasan Pelabuhan

Komisi Pemberantasan Korupsi mengadakan rapat Kick-off Meeting Aksi Penguatan Tata Laksana di Kawasan Pelabuhan pada hari Kamis tanggal 25 Maret 2021 pukul 09.00 WIB s.d 11.00 diikuti oleh Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan, Para Pejabat Struktural dan Staf Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Belawan melalui Aplikasi Zoom Meeting.

Latar belakang dilaksanakan rapat ini yaitu menindaklanjuti Aksi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) tahun 2021-2022 yang sudah ditandatangani dalam SKB 5 Menteri, yaitu KPK, Mendagri, Menpan-RB, Bappenas dan Kantor Staf Presiden yang merupakan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.

Output dari Aksi Stranas PK atau disebut juga aksi reformasi pelabuhan adalah efektifitas dan efisiensi pelayanan pengangkutan, ekspor, impor dan domestik melalui integrasi sistem pelayanan di pelabuhan dengan transparansi dan standarisasi prosedur layanan.

Indikator aksi reformasi pelabuhan yaitu ditetapkannya pemetaan proses bisnis untuk semua layanan di pelabuhan dan penurunan waktu dan biaya logistik di Pelabuhan Belawan (Medan), Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta), Pelabuhan Tanjung Mas (Semarang), Pelabuhan Tanjung Perak (Surabaya) dan Pelabuhan Soekarno Hatta (Makassar) yang akan dilaksanakan oleh 8 Kementerian yaitu Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan. Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, KemenKumHAM dan Kementerian Perdagangan.

Aksi reformasi pelabuhan ini merupakan salah satu aksi yang menjadi concern Presiden, sehingga diharapkan masing-masing Kementerian dapat bersama-sama saling bekerjasama dan berkolaborasi sehingga bisa melaporkan hasil-hasil capaian yang positif kepada Presiden.
 

Reaksi dan Komentar