Banda Aceh – KMP Aceh Hebat 2 kembali beroperasi melayani masyarakat pada lintasan penyeberangan Ulee Lheue–Balohan (Sabang) setelah melalui rangkaian pemeriksaan kelaikan dan keselamatan kapal.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Malahayati, Capt. Amfami, mengatakan sebelumnya garis polisi (police line) pada KMP Aceh Hebat 2 telah resmi dibuka pada Kamis, 2 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, kapal belum langsung dioperasikan karena masih harus menjalani pemeriksaan teknis guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi.
“Police line sudah dibuka, namun kapal masih menjalani pemeriksaan sebelum diizinkan berlayar untuk memastikan kelaikan. Kita menunggu pemeriksaan dari BKI sebagai biro klasifikasi kapal,” ujar Amfami.
Pemeriksaan kemudian dilakukan oleh Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) bersama Tim Marine Inspector KSOP Kelas IV Malahayati pada tanggal 3–4 Juli 2026. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk memastikan kapal dalam kondisi laik laut dan aman sebelum kembali melayani pengguna jasa.
Amfami menjelaskan, pemeriksaan difokuskan pada fungsi pompa hidrolik untuk menutup fire door di ruang mesin. Sistem tersebut merupakan salah satu komponen keselamatan yang berfungsi mencegah penyebaran api dari ruang mesin menuju ruangan lain apabila terjadi keadaan darurat kebakaran.
“Pemeriksaan dilakukan terhadap fungsi pompa hidrolik untuk menutup fire door. Fire door ini berfungsi sebagai proteksi agar api dari ruang mesin tidak menyebar ke ruangan lainnya,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi KMP Aceh Hebat 2 secara keseluruhan dinyatakan baik. Mesin kapal, sistem keselamatan, serta sistem pendukung lainnya dalam kondisi siap sehingga kapal dapat kembali dioperasikan.
Dengan kembalinya KMP Aceh Hebat 2, pelayanan transportasi penyeberangan lintasan Ulee Lheue–Balohan diharapkan semakin optimal, terutama dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Sabang.
“Semoga masyarakat bisa terlayani, itu tujuan kita bersama,” kata Capt. Amfami.
KSOP Kelas IV Malahayati menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pelayaran tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

.jpg)
Reaksi dan Komentar