Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KN Antares Tetap Siaga Mendukung Penyaluran Bantuan Logistik di Aceh

KN Antares Tetap Siaga Mendukung Penyaluran Bantuan Logistik di AcehKN Antares Tetap Siaga Mendukung Penyaluran Bantuan Logistik di AcehKN Antares Tetap Siaga Mendukung Penyaluran Bantuan Logistik di AcehKN Antares Tetap Siaga Mendukung Penyaluran Bantuan Logistik di Aceh

SABANG (12/12) – Kapal KN Antares milik Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang tetap siaga mendukung penyaluran bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir di Aceh. Untuk sementara waktu, saat ini kapal KN Antares tetap berlindung di perairan Sabang. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap cuaca ekstrem dan pergerakan Cylon yang masih terpantau hampir setiap hari di wilayah perairan Aceh.

Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Sabang, Capt. Tohara menerangkan, keputusan tersebut penting demi memastikan keamanan operasional kapal dan awak di lapangan. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat terkait langkah-langkah penanganan darurat banjir Aceh. 

Menurutnya, KN Antares kini tengah melakukan pendataan kebutuhan sekaligus menunggu tambahan muatan logistik sekitar 100 ton yang akan disalurkan ke daerah terdampak. Pihaknya tetap siaga dan terus berkoordinasi, terkait pengantaran bantuan. 

"KN Antares direncanakan akan kembali diberangkatkan setelah seluruh bantuan logistik terkumpul. Keberangkatan kapal akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca yang dinyatakan aman, terutama menunggu hingga Cylon benar-benar menjauh dari jalur pelayaran," ujar Capt Tohara.

Ia menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama sebelum kapal diberangkatkan. Setiap keputusan navigasi akan mengacu pada perkembangan cuaca terbaru dari BMKG maupun laporan lapangan dari otoritas pelayaran yang berada di sejumlah pos pantau.

"Distrik Navigasi Sabang memastikan siap mendukung penyaluran logistik bagi masyarakat yang terdampak banjir. Armada navigasi yang tersedia akan terus dimaksimalkan sesuai kebutuhan di lapangan dan kondisi cuaca yang memungkinkan," tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan, Kantor Distrik Navigasi Sabang membuka Posko Bantuan Logistik khususnya Kota Sabang untuk didistribusikan kepada wilayah terdampak melalui KN. Antares yang rencananya akan diberangkatkan kembali pada hari Kamis tanggal 18 Desember 2025. 

“Distrik Navigasi Sabang membuka pintu selebar-lebarnya, untuk bantuan logistik baik dari instansi maupun masyarakat, yang akan disalurkan melalui jalur laut,” pungkasnya.

Sebelumnya, KN Antares telah melaksanakan tugas kemanusiaan pada tanggal 1 Desember 2025 dengan mengangkut bantuan logistik dari Banda Aceh ke Lhokseumawe serta mengevakuasi 100 orang warga terdampak bencana ke Banda Aceh pada 2 Desember 2025.

Kemudian pada 5 Desember 2025, KN Antares kembali mengangkut 80 Ton bantuan logistik beserta relawan kesehatan dari Banda Aceh ke Lhokseumawe, dan kembali ke Banda Aceh pada 8 Desember 2025 dengan membawa pengungsi sebanyak 17 orang, terdiri dari dewasa 13 orang dan anak-anak 4 orang. 

Selain KN Antares, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan telah mengerahkan 4 kapal patroli KPLP, yaitu KN. Kalimasada - P.115, KN. Trisula - P.111, KN. Sarotama - P.112, dan KN. Rantos - P.210 untuk mengangkut bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana banjir di wilayah Sumatera.

Reaksi dan Komentar