Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KNP 145 Syahbandar Palopo, Bersama Tim Gabungan Melakukan Pertolongan Terhadap 5 Nelayan yang Mengalami Kerusakan Perahu Di Tengah Laut

KNP 145 Syahbandar Palopo, Bersama Tim Gabungan Melakukan Pertolongan Terhadap  5 Nelayan yang Mengalami Kerusakan Perahu Di Tengah LautKNP 145 Syahbandar Palopo, Bersama Tim Gabungan Melakukan Pertolongan Terhadap  5 Nelayan yang Mengalami Kerusakan Perahu Di Tengah LautKNP 145 Syahbandar Palopo, Bersama Tim Gabungan Melakukan Pertolongan Terhadap  5 Nelayan yang Mengalami Kerusakan Perahu Di Tengah Laut

Lima orang nelayan mengalami kerusakan pada mesin perahu di tengah laut perairan teluk bone, Minggu (22/11/2020). Beruntung Tim SAR Gabungan Yang terdiri dari BASARNAS Kota Palopo,Syahbandar Palopo, Polres Palopo, Dinas Perikanan, SAR Sawerigading, SAR Harmes, dan Pramuka Peduli berhasil melakukan evakuasi.

Menurut informasi yang dihimpun, salah satu korban sempat mengabarkan kondisi saat perahu yang ditumpangi mengalami kerusakan mesin pada istrinya, kemudian melaporkannya ke Pos Basarnas Palopo.

Setelah mendapat informasi tersebut, Tim Gabungan segera ke lokasi yang berjarak 5 Mill menggunakan satu unit kapal milik syahbandar palopo yakni KNP 145, dan perahu karet milik Basarnas Kota Palopo.

Sesampainya di lokasi Tim Gabungan sulit berkomunikasi karna terkendala jaringan,beruntung para korban memberikan isyarat dengan cara membakar baju mereka, dengan cara tersebut mereka dapat dapat ditemukan dan langsun di evakuasi ke pelabuhan tanjung ringgit kota palopo dan disambut haru oleh  para keluarga korban. 

 

Reaksi dan Komentar