Logo Hari Besar
Beranda
Visi & Misi
Tugas dan Fungsi
Struktur Organisasi
Pejabat DJPL
Sekretariat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut
Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut
Direktorat Kepelabuhanan
Direktorat Perkapalan dan Kelautan
Direktorat Kenavigasian
Direktorat Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran
Makna Logo
Lagu kebangsaan, Hymne dan Mars
Layanan Terpadu Kemaritiman
Kebijakan Layanan
Jadwal Kapal
Verifikasi Dokumen
Lacak Permohonan
Hublapedia
Aplikasi Maritim Terintegrasi
Berita
Pengumuman
Newsletter
Galeri Foto & Video
Media Sosial
Event
Maklumat Pelayaran
Peraturan Menteri
Naskah Dinas
Perjanjian
Kerjasama Luar Negeri
Indonesia Maritime Safety Information
Indonesia Ship Reporting System
Indonesia di IMO
Tol Laut
Profil PPID
Regulasi
Maklumat dan Standar Biaya Layanan
Informasi Publik
Permohonan Informasi
UPT
Data
Panduan
FAQ
Kontak

KOLABORASI DAN SINERGI DITJEN HUBLA DENGAN PUSINFOMAR TNI UNTUK NEGERI

KOLABORASI DAN SINERGI DITJEN HUBLA DENGAN PUSINFOMAR TNI UNTUK NEGERIKOLABORASI DAN SINERGI DITJEN HUBLA DENGAN PUSINFOMAR TNI UNTUK NEGERIKOLABORASI DAN SINERGI DITJEN HUBLA DENGAN PUSINFOMAR TNI UNTUK NEGERI

JAKARTA (18/6) - Pusat Informasi Maritim (Pusinfomar) TNI melakukan kunjungan kerja ke Kantor Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan Jakarta dalam rangka koordinasi dan sharing informasi bidang maritim pada Rabu (17/6) di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo menerima langsung kunjungan Kepala Pusinfomar TNI Laksamana Pertama Andy Abdul Aziz beserta jajaran personil Pusinformal berjumlah 8 orang. 

Dirjen Hubla yang didampingi Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan dan Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ahmad, berharap kedua belah pihak dapat saling berbagi informasi yang berkolaborasi sehingga kedepan bisa saling memberikan manfaat dan nilai tambah.

"Semoga kerjasama ini bisa terus terjalin melalui forum diskusi seperti ini sehingga kita bisa bersinergi untuk negeri ini," ujar Dirjen Agus.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Kenavigasian Hengki Angkasawan memaparkan tentang tugas dan tanggungjawab Direktorat Kenavigasian, di antaranya bagaimana menata alur pelayaran dan alur di pelabuhan untuk keselamatan pelayaran.

"Kami juga siap bertukar data dengan Pusinfomar TNI, di mana kami memilki data AIS, data VTS, data tracking kapal yang bisa dimonitor melalui Marine Command Center (MCC) ataupun database kapal sehingga kita bisa memanfaatkan informasi yang dimiliki masing-masing," ungkap Hengki.

Selain itu, Hengki juga menjelaskan persiapan implementasi TSS pada Selat Sunda dan Selat Lombok.

Sementara Direktur KPLP Ahmad menjelaskan tentang tupoksi Direktorat KPLP dan implementasi pengawasan dan penegakan hukum di bidang pelayaran, termasuk regulasi serta dukungan personil dan armada kapal patroli KPLP.

"Kami siap mendukung dan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pusinfomar TNI sehingga sinergitas dan kolaborasi yang baik dapat terwujud," imbuhnya.

Menurut Kapusinfomar TNI Laksamana Pertama Andy Abdul Aziz, penting bagi instansinya untuk berkolaborasi dan berkoordinasi dengan stakehokder terkait, termasuk dengan Ditjen Hubla sehingga diharapkan pertemuan ini dapat menjadi forum untuk saling berbagi dan mendapatkan masukan.

Selanjutnya, Wakil Pusinfomar TNI Kolonel Laut (P) Arif Badrudin memaparkan tentang Pantauan Situasi Umum Perairan dan Yurisdiksi Nasional Indonesia, yang diawali dengan profil Pusinfomar, lingkungan strategis, pantauan dan analisis Pusinfomar TNI terkait anomali kapal di perairan teritorial Indonesia serta tantangan masa depan.

Pihaknya berharap ke depan dapat menjalin kerjasama dengan Ditjen Hubla khususnya dalam bidang information sharing, update data entry permit bagi kapal-kapal asing yang akan masuk ke pelabuhan Indonesia, serta konfirmasi data kapal-kapal yang diduga melakukan tindakan tidak wajar (anomali) di perairan Indonesia.

Usai pertemuan, Pusinfomar TNI berkesempatan melakukan peninjauan ke Marine Command Center (MCC) yang berada di Kantor Ditjen Hubla Kemenhub Gedung Karsa Lantai 4 Jakarta.

Reaksi dan Komentar